SWIPE UP TO READ

SMSI Aceh Perkuat 10 Kabupaten/Kota, AI Jadi Tantangan Baru Industri Media Siber

SMSI memperluas struktur di 10 kabupaten/kota Aceh di tengah perubahan industri media akibat AI, disinformasi dan pergeseran perilaku pembaca
Ketua Umum SMSI Pusat Firdaus, Ketua SMSI Aceh Aldin NL bersama jajaran pengurus SMSI kabupaten/kota se-Aceh berfoto bersama usai pelantikan periode 2026-2029 di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Sabtu (5/9/2026). (Foto/SMSI Aceh)

THE ATJEH NET — Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) memperluas struktur organisasinya ke 10 kabupaten/kota di Aceh. Penguatan jaringan ini dilakukan ketika perusahaan media siber menghadapi perubahan besar akibat kecerdasan buatan atau AI, disinformasi, dan pergeseran perilaku pembaca.

Ketua Umum SMSI Pusat Firdaus mengatakan perkembangan teknologi digital tidak cukup diikuti dengan kemampuan menggunakan perangkat baru. Perusahaan media juga harus memperkuat kompetensi dan profesionalisme agar standar jurnalistik tetap terjaga.

“Media siber harus terus bertransformasi. Profesionalisme, kualitas jurnalistik, dan kemampuan beradaptasi dengan teknologi menjadi kunci agar media tetap dipercaya masyarakat,” kata Firdaus dalam pelantikan pengurus SMSI kabupaten/kota di Aceh, Sabtu, 5 September 2026.

Menurut dia, AI dapat dimanfaatkan untuk mendukung pekerjaan jurnalistik. Namun, penggunaan teknologi tidak menghilangkan tanggung jawab media untuk memeriksa informasi, melakukan verifikasi, dan memastikan akurasi berita.

Firdaus meminta pengurus SMSI di daerah memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan kapasitas perusahaan media dan sumber daya manusia di tengah perubahan industri pers.

10 Kabupaten/Kota

Pengurus SMSI yang dilantik berasal dari Pidie, Aceh Tamiang, Aceh Utara, Lhokseumawe, Aceh Singkil, Aceh Barat, Aceh Selatan, Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Aceh Besar.

Di Pidie, Muhammad Riza dari Waspada.id dipercaya sebagai ketua dan Teuku Satria dari Media Aceh Online sebagai sekretaris.

SMSI Aceh Tamiang dipimpin Saiful Alam dari Lentera24.com sebagai ketua dan Hj Jamani dari Shootlinenews.com sebagai sekretaris.

Di Aceh Utara, Hanasuddin dari Buana.news menjadi ketua dan Jefri Tamara dari Media Aceh Online sebagai sekretaris. Sementara SMSI Lhokseumawe dipimpin Yuswardi dari Beurita.com sebagai ketua dan Riznayati dari Buana.news sebagai sekretaris.

SMSI Aceh Singkil dipimpin Khairuman dari Bumpnews.id sebagai ketua dan Sabri dari Kompas1.id sebagai sekretaris.

Untuk Aceh Barat, Alfian Akbar dari Frasalocal.com menjadi ketua dan Riosa dari Independent-News.com sebagai sekretaris.

SMSI Aceh Selatan dipimpin Sudirman dari Inforakyat.co sebagai ketua dan Ichdar Ifan dari Bersuarakita.id sebagai sekretaris.

Di Aceh Tengah, Jurnalisa dari kabargayo dipercaya sebagai ketua dan Yusri Amri dari Acehindependent.com sebagai sekretaris.

SMSI Bener Meriah dipimpin Pujo Prayetno dari Satupena.co.id sebagai ketua dan Hendri Kinara dari Suarajurnalisnews.com sebagai sekretaris.

Adapun SMSI Aceh Besar dipimpin Zulfikar dari Fanews.id sebagai ketua dan Sadhali dari Suaraaceh.net sebagai sekretaris.

Tantangan Media Bukan Hanya Teknologi

Ketua SMSI Aceh Aldin NL mengatakan penguatan struktur di kabupaten/kota harus diikuti program yang memberikan manfaat bagi perusahaan media dan anggotanya.

“Kita ingin SMSI di kabupaten/kota tidak hanya hadir secara struktur organisasi, tetapi juga aktif meningkatkan kapasitas anggota dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan Aceh,” ujar Aldin.

Menurut Aldin, perusahaan media menghadapi sejumlah tantangan sekaligus, mulai dari perubahan pola konsumsi berita, disinformasi, perkembangan AI hingga perubahan model bisnis media.

Karena itu, SMSI Aceh akan mendorong peningkatan kapasitas perusahaan media serta profesionalisme insan pers di daerah.

“Kita harus memastikan perkembangan teknologi menjadi peluang untuk meningkatkan kualitas media, bukan justru mengurangi standar jurnalistik,” katanya.

Tantangan tersebut membuat perusahaan media tidak hanya dituntut mengejar kecepatan publikasi. Akurasi, verifikasi, independensi, dan kemampuan menghasilkan informasi yang relevan menjadi bagian penting untuk mempertahankan kepercayaan pembaca.

Dirangkaikan SMSI Aceh Awards 2026

Pelantikan pengurus SMSI kabupaten/kota tersebut dirangkaikan dengan SMSI Aceh Awards 2026. Sebanyak 20 tokoh dan institusi menerima penghargaan dari SMSI Aceh.

Penerima penghargaan berasal dari berbagai sektor, antara lain pemerintahan, legislatif, penegakan hukum, dunia usaha, energi, serta sosial kemasyarakatan.

Bagi SMSI Aceh, penghargaan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan organisasi. Sementara penguatan kepengurusan di 10 kabupaten/kota diarahkan untuk menghadapi perubahan industri media dan meningkatkan profesionalisme perusahaan pers siber di Aceh.

Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  •  SMSI Aceh Perkuat 10 Kabupaten/Kota, AI Jadi Tantangan Baru Industri Media Siber
  •  SMSI Aceh Perkuat 10 Kabupaten/Kota, AI Jadi Tantangan Baru Industri Media Siber
  •  SMSI Aceh Perkuat 10 Kabupaten/Kota, AI Jadi Tantangan Baru Industri Media Siber
  •  SMSI Aceh Perkuat 10 Kabupaten/Kota, AI Jadi Tantangan Baru Industri Media Siber
  •  SMSI Aceh Perkuat 10 Kabupaten/Kota, AI Jadi Tantangan Baru Industri Media Siber
  •  SMSI Aceh Perkuat 10 Kabupaten/Kota, AI Jadi Tantangan Baru Industri Media Siber