SWIPE UP TO READ

Jembatan Gunong Kong Nagan Raya Belum Diperbaiki, Warga Masih Menyeberang dengan Perahu

Tambahan TKD Nagan Raya baru terserap 0,74 persen. Satgas PRR meminta pemkab mempercepat pemulihan infrastruktur pascabencana.
Dampak bencana pada Jembatan Rangka Baja Gunong Kong di Gampong Alue Wakie, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Aceh.

THE ATJEH NET
— Warga di sekitar Jembatan Rangka Baja Gunong Kong, Gampong Alue Wakie, Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya, masih menggunakan perahu untuk menyeberang setelah jembatan tersebut putus akibat bencana. Di saat yang sama, realisasi tambahan Transfer ke Daerah atau TKD untuk pemulihan pascabencana di kabupaten itu baru mencapai 0,74 persen.

Data hasil monitoring dan evaluasi Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi atau Satgas PRR Pascabencana Sumatera pada 10 Agustus 2026 menunjukkan tambahan TKD Nagan Raya baru terealisasi Rp209,57 juta dari total pagu Rp28,29 miliar.

Sebagian besar kegiatan masih berada pada tahap perencanaan dan pengadaan. Kondisi itu membuat anggaran yang disiapkan untuk pemulihan belum banyak dirasakan masyarakat terdampak.

Dari total pagu tersebut, Rp17,19 miliar dialokasikan untuk sektor infrastruktur. Anggaran lainnya terdiri atas Rp6,54 miliar untuk pertanian, Rp3,36 miliar untuk urusan lainnya, serta Rp1,20 miliar untuk pendidikan.

Satgas PRR meminta pemerintah Kabupaten Nagan Raya mempercepat realisasi anggaran, terutama untuk titik-titik yang berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat.

Perwakilan Tim Satgas PRR Aceh dari Kementerian Dalam Negeri, Imran, mengatakan rendahnya realisasi tambahan TKD Nagan Raya perlu segera direspons pemerintah daerah dan organisasi perangkat daerah pengelola kegiatan.

“Kami melihat Nagan Raya ini belum bergerak. Kami lihat kondisinya hampir sama ketika satu bulan lalu kami melakukan monitoring. Malah kalau saya lihat masih nol, dan bulan ini sudah naik menjadi 0,7 persen,” kata Imran seusai monitoring dan evaluasi di Kantor Bappeda Nagan Raya, Senin, 10 Agustus 2026.

Menurut Imran, keterlambatan realisasi anggaran berpengaruh terhadap penyelesaian kegiatan sekaligus menunda pemulihan akses masyarakat. Ia secara khusus menyoroti kondisi warga di sekitar Jembatan Gunong Kong yang hingga kini harus menggunakan perahu untuk menyeberang.

“Coba perhatikan itu masyarakat yang tinggal di Jembatan Gunong Kong, mereka menggunakan perahu untuk menyeberang. Saya mengharapkan Bupati Nagan Raya ini concern untuk mempercepat realisasi anggaran, TKD khususnya,” ujarnya.

Waktu Pemulihan Makin Terbatas

Selain Jembatan Gunong Kong, Satgas PRR mencatat kawasan longsor di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang sebagai salah satu titik yang membutuhkan penanganan.

Satgas meminta pemerintah daerah mempercepat proses pengadaan, penetapan kontrak, hingga pelaksanaan pekerjaan fisik. Langkah itu dinilai penting karena tahun anggaran 2026 telah memasuki semester kedua.

Imran mengatakan pemerintah daerah perlu mengejar ketertinggalan agar anggaran yang telah tersedia dapat dimanfaatkan secara maksimal dan tepat sasaran.

“Kita harus mulai fokus untuk mengejar ketertinggalan. Kita hanya punya waktu sekitar tiga bulan untuk merealisasikan seluruh anggaran yang tersedia,” kata dia.

Menurut Imran, tingkat realisasi anggaran juga menjadi salah satu dasar pemerintah dalam mengevaluasi kebutuhan dukungan anggaran lanjutan untuk tahun berjalan maupun tahun berikutnya.

Menanggapi hal itu, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Nagan Raya, Bustami, mengatakan pemerintah daerah akan menyusun kerangka kerja rehabilitasi dan rekonstruksi untuk setiap organisasi perangkat daerah.

Pelaksanaan kegiatan, kata Bustami, akan dikawal setiap pekan. Pemerintah daerah menargetkan realisasi tambahan TKD mencapai 50 persen pada akhir September 2026.

Target tersebut menjadi pekerjaan pemerintah daerah dalam waktu yang relatif singkat, mengingat hingga 10 Agustus realisasi tambahan TKD baru mencapai Rp209,57 juta atau 0,74 persen dari total pagu.

Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Jembatan Gunong Kong Nagan Raya Belum Diperbaiki, Warga Masih Menyeberang dengan Perahu
  • Jembatan Gunong Kong Nagan Raya Belum Diperbaiki, Warga Masih Menyeberang dengan Perahu
  • Jembatan Gunong Kong Nagan Raya Belum Diperbaiki, Warga Masih Menyeberang dengan Perahu
  • Jembatan Gunong Kong Nagan Raya Belum Diperbaiki, Warga Masih Menyeberang dengan Perahu
  • Jembatan Gunong Kong Nagan Raya Belum Diperbaiki, Warga Masih Menyeberang dengan Perahu
  • Jembatan Gunong Kong Nagan Raya Belum Diperbaiki, Warga Masih Menyeberang dengan Perahu