SWIPE UP TO READ

Gempa Flores NTT Tewaskan 100 Orang, 180 Ribu Warga Masih Mengungsi

BNPB mencatat 73.818 rumah rusak dan 1.603 orang terluka setelah gempa magnitudo 7,7 mengguncang Flores
Personel Personel Basarnas dan SAR Polri memeriksa kondisi bangunan yang rusak saat melakukan penyisiran di lokasi terdampak gempa bumi di Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (18/8/2026). Penyisiran dilakukan di sejumlah titik terdampak gempa bumi untuk memastikan tidak ada korban yang masih belum dievakuasi. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/kye

THE ATJEH NET - Korban meninggal akibat gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), bertambah menjadi 100 orang. Hingga Senin, 24 Agustus 2026, sebanyak 180.327 warga masih mengungsi.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto mengatakan sebagian korban meninggal merupakan warga yang sebelumnya mengalami luka berat dan menjalani perawatan di fasilitas kesehatan.

“Yang meninggal 100 ini adalah korban gempa yang semula luka berat, yang dirawat di fasilitas kesehatan ini tidak berhasil diselamatkan,” kata Suharyanto dalam keterangan pers melalui kanal resmi BNPB, Senin, 24 Agustus 2026.

Pada hari pertama dan kedua setelah gempa, BNPB mencatat 48 orang meninggal. Jumlah itu kemudian bertambah menjadi 100 orang setelah sejumlah korban luka berat meninggal selama menjalani perawatan.

Selain korban meninggal, sebanyak 1.603 orang mengalami luka-luka.

73.818 Rumah Rusak

BNPB mencatat 73.818 rumah mengalami kerusakan akibat gempa Flores. Sebanyak 23.276 rumah masuk kategori rusak berat, 17.563 rusak sedang, dan 32.979 rusak ringan.

Kerusakan juga terjadi pada fasilitas umum. Sebanyak 1.915 fasilitas umum dilaporkan terdampak, termasuk sekolah, tempat ibadah, kantor pemerintahan, dan infrastruktur lainnya.

Suharyanto mengatakan angka tersebut masih sementara. Pemerintah masih melakukan verifikasi dan memperbarui data kerusakan di lapangan.

Pendataan dilakukan secara berjenjang dari tingkat kampung dan rukun tetangga, desa, kecamatan, hingga kabupaten. Data kemudian dihimpun secara nasional oleh BNPB bersama Badan Pusat Statistik (BPS).

“Ini data sementara, seiring berjalannya waktu data ini akan semakin lengkap,” ujarnya.

### Manggarai dan Manggarai Timur Paling Terdampak

Gempa Flores berdampak terhadap tujuh kabupaten, yakni Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, dan Sikka.

Dari tujuh wilayah tersebut, Manggarai dan Manggarai Timur tercatat mengalami dampak paling besar.

Di Kabupaten Manggarai, BNPB mencatat 38 orang meninggal, 506 luka-luka, dan 47.840 warga mengungsi. Kerusakan rumah mencapai 17.108 unit.

Sementara di Manggarai Timur, korban meninggal mencapai 34 orang dan 643 orang mengalami luka-luka. Sebanyak 31.372 warga mengungsi, sementara 18.802 rumah mengalami kerusakan.

Berikut data dampak di lima kabupaten lainnya:

* Manggarai Barat: 1 meninggal, 114 luka-luka, 24.729 pengungsi, dan 9.740 rumah rusak.
* Ngada: 5 meninggal, 100 luka-luka, 2.551 pengungsi, dan 9.562 rumah rusak.
* Nagekeo: 13 meninggal, 122 luka-luka, 49.059 pengungsi, dan 7.184 rumah rusak.
* Ende: 3 meninggal, 81 luka-luka, 3.775 pengungsi, dan 7.480 rumah rusak.
* Sikka: 6 meninggal, 43 luka-luka, 21.001 pengungsi, dan 3.942 rumah rusak.

180 Ribu Warga Masih Mengungsi

Jumlah pengungsi masih tinggi di tujuh wilayah terdampak. BNPB mencatat total 180.327 warga masih berada di lokasi pengungsian.

Suharyanto mengatakan aktivitas gempa susulan dengan intensitas tinggi menjadi salah satu alasan warga belum kembali ke rumah. Kondisi itu membuat masyarakat masih khawatir terhadap keselamatan mereka.

Pemerintah masih melakukan pendataan dan penanganan dampak bencana, sementara proses verifikasi korban, kerusakan rumah, dan fasilitas umum terus berjalan.

Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Gempa Flores NTT Tewaskan 100 Orang, 180 Ribu Warga Masih Mengungsi
  • Gempa Flores NTT Tewaskan 100 Orang, 180 Ribu Warga Masih Mengungsi
  • Gempa Flores NTT Tewaskan 100 Orang, 180 Ribu Warga Masih Mengungsi
  • Gempa Flores NTT Tewaskan 100 Orang, 180 Ribu Warga Masih Mengungsi
  • Gempa Flores NTT Tewaskan 100 Orang, 180 Ribu Warga Masih Mengungsi
  • Gempa Flores NTT Tewaskan 100 Orang, 180 Ribu Warga Masih Mengungsi