SWIPE UP TO READ

Mutasi Pejabat Aceh Utara, Kepala Diskominfo hingga Direktur RSU Cut Meutia Berganti Posisi

Lima pejabat eselon II Aceh Utara bergeser ke jabatan baru, termasuk dari kepala dinas dan direktur rumah sakit menjadi staf ahli bupati.

THE ATJEH NET — Pemerintah Kabupaten Aceh Utara merotasi lima pejabat pimpinan tinggi pratama atau eselon II. Perubahan itu mencakup sejumlah posisi strategis, mulai dari Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian hingga Direktur RSU Cut Meutia.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dilakukan Sekretaris Daerah Aceh Utara Dayan Albar pada Selasa, 18 Agustus 2026. Ia bertindak mewakili Bupati Aceh Utara Ismail A. Jalil alias Ayahwa.

Juru Bicara Pemkab Aceh Utara, Muntasir Ramli, mengatakan pergeseran jabatan tersebut merupakan bagian dari penataan dan penyegaran organisasi. Pemerintah daerah, kata dia, berharap perubahan posisi dapat mendukung efektivitas pemerintahan dan pelayanan publik.

Salah satu perubahan terjadi di Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian. Halidi, yang sebelumnya memimpin dinas tersebut, kini menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik.

Posisi Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian kemudian ditempati Fauzan. Sebelumnya, Fauzan menjabat Kepala Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Jabatan yang ditinggalkan Fauzan diisi Erwandi, yang sebelumnya Kepala Dinas Pertanian dan Pangan. Dengan demikian, terjadi pergeseran kepemimpinan di dua dinas yang berkaitan dengan sektor pertanian dan peternakan.

Perubahan juga terjadi di RSU Cut Meutia. Direktur rumah sakit tersebut, dr. Syarifah Rohaya, kini menduduki jabatan Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan.

Sementara itu, Teuku Cut Ibrahim, yang sebelumnya Kepala Dinas Perhubungan, dilantik menjadi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

Berikut lima pejabat yang bergeser:

Halidi, S.Sos., M.M. — Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik; sebelumnya Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian.
Fauzan, S.Sos., M.A.P. — Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian; sebelumnya Kepala Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan.
Erwandi, S.P., M.Si. — Kepala Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan; sebelumnya Kepala Dinas Pertanian dan Pangan.
dr. Syarifah Rohaya, Sp.M. — Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan; sebelumnya Direktur RSU Cut Meutia.
Teuku Cut Ibrahim, S.E., M.Si. — Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan; sebelumnya Kepala Dinas Perhubungan.

Muntasir mengatakan para pejabat yang baru dilantik diminta segera menyesuaikan diri dengan jabatan masing-masing. Mereka juga diminta menjaga profesionalisme dan memperkuat koordinasi dalam menjalankan program pemerintah daerah.

Dari sekitar 20 pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemkab Aceh Utara, lima pejabat tersebut kini menempati posisi baru.

Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Mutasi Pejabat Aceh Utara, Kepala Diskominfo hingga Direktur RSU Cut Meutia Berganti Posisi
  • Mutasi Pejabat Aceh Utara, Kepala Diskominfo hingga Direktur RSU Cut Meutia Berganti Posisi
  • Mutasi Pejabat Aceh Utara, Kepala Diskominfo hingga Direktur RSU Cut Meutia Berganti Posisi
  • Mutasi Pejabat Aceh Utara, Kepala Diskominfo hingga Direktur RSU Cut Meutia Berganti Posisi
  • Mutasi Pejabat Aceh Utara, Kepala Diskominfo hingga Direktur RSU Cut Meutia Berganti Posisi
  • Mutasi Pejabat Aceh Utara, Kepala Diskominfo hingga Direktur RSU Cut Meutia Berganti Posisi