SWIPE UP TO READ

Wisatawan Asing ke Aceh Naik Tipis, Tapi Masih Tertinggal dari Tahun Lalu

BPS mencatat kunjungan wisman ke Aceh naik 2,21 persen pada Mei 2026. Tingkat hunian hotel ikut membaik, namun belum menyamai capaian tahun lalu.
Masjid Baiturrahman Banda Aceh ini dibangun pada tahun 1879

JAKARTA
BANDA ACEH – Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Aceh meningkat secara bulanan pada Mei 2026. Namun, capaian tersebut belum mampu menutup penurunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh mencatat sebanyak 3.148 wisatawan mancanegara berkunjung ke Aceh sepanjang Mei 2026. Angka itu meningkat 2,21 persen dibandingkan April 2026, tetapi masih turun  21,67 persen dibandingkan Mei 2025.

Pelaksana Harian Kepala BPS Provinsi Aceh, Abdul Hakim, mengatakan pemantauan kunjungan wisatawan dilakukan melalui dua pintu masuk internasional, yakni  Bandar Udara Internasional Sultan Iskandar Muda dan  Pelabuhan Internasional Balohan, Sabang.

Selain jumlah kunjungan wisatawan, BPS juga merilis perkembangan tingkat hunian hotel sebagai salah satu indikator aktivitas sektor pariwisata.

"Selain perkembangan jumlah kunjungan wisatawan, BPS juga merilis indikator pariwisata lainnya, yaitu Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang dan nonbintang di Aceh," kata Abdul Hakim dalam keterangannya, Kamis, 2 Juli 2026.

BPS mencatat tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang pada Mei 2026 mencapai 27,03 persen. Angka tersebut naik 2,68 poin persentase dibandingkan April 2026 dan meningkat 2,90 poin persentase dibandingkan Mei tahun lalu.

Sementara itu, TPK hotel nonbintang tercatat 19,94 persen, atau naik 0,50 poin persentase dibandingkan bulan sebelumnya dan meningkat 1,47 poin persentase secara tahunan.

Data tersebut menunjukkan aktivitas sektor pariwisata Aceh mulai membaik dari sisi tingkat hunian hotel maupun kunjungan wisatawan secara bulanan. Namun, penurunan jumlah wisatawan mancanegara dibandingkan Mei 2025 mengindikasikan pemulihan sektor ini belum sepenuhnya merata.

Kondisi tersebut menjadi sinyal bahwa upaya memperkuat promosi destinasi, meningkatkan aksesibilitas, serta memperluas pasar wisatawan mancanegara masih diperlukan untuk mendorong pemulihan pariwisata Aceh secara berkelanjutan.

Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Wisatawan Asing ke Aceh Naik Tipis, Tapi Masih Tertinggal dari Tahun Lalu
  • Wisatawan Asing ke Aceh Naik Tipis, Tapi Masih Tertinggal dari Tahun Lalu
  • Wisatawan Asing ke Aceh Naik Tipis, Tapi Masih Tertinggal dari Tahun Lalu
  • Wisatawan Asing ke Aceh Naik Tipis, Tapi Masih Tertinggal dari Tahun Lalu
  • Wisatawan Asing ke Aceh Naik Tipis, Tapi Masih Tertinggal dari Tahun Lalu
  • Wisatawan Asing ke Aceh Naik Tipis, Tapi Masih Tertinggal dari Tahun Lalu