Korban Tewas Gempa Venezuela Bertambah Jadi 2.645 Orang, Hampir 900 Gempa Susulan Masih Mengguncang
Korban luka mencapai 12.666 orang, ratusan bangunan rusak, dan hampir 30 ribu personel masih menangani dampak gempa di Venezuela.
![]() |
| bangunan runtuh akibat gempa bumi di Venezuela (Foto: Reuters). |
CARACAS - Jumlah korban meninggal akibat gempa bumi berkekuatan besar yang mengguncang Venezuela pada akhir Juni terus bertambah. Hingga Jumat, 3 Juli 2026, pemerintah Venezuela mencatat sedikitnya 2.645 orang meninggal dunia, sementara 12.666 lainnya mengalami luka-luka.
Data terbaru yang disampaikan Kementerian Komunikasi dan Informasi Venezuela melalui platform X, sebagaimana dikutip Anadolu Agency, juga menyebutkan sebanyak 6.462 orang berhasil diselamatkan dari wilayah terdampak. Di sisi lain, 86.117 keluarga telah menerima bantuan kemanusiaan.
Bencana tersebut turut menimbulkan kerusakan luas. Pemerintah melaporkan 885 bangunan mengalami kerusakan, termasuk 189 bangunan yang runtuh.
Untuk mempercepat penanganan darurat, pemerintah Venezuela mengerahkan hampir 30 ribu personel. Operasi penyelamatan juga diperkuat oleh lebih dari 3.300 personel penyelamat internasional yang membantu evakuasi dan distribusi bantuan di kawasan terdampak.
Berdasarkan data USGS (United States Geological Survey), dua gempa besar mengguncang Venezuela pada 24 Juni 2026 dengan selang waktu sekitar 39 detik. Gempa pertama berkekuatan magnitudo 7,2 terjadi sekitar 23,9 kilometer di timur laut San Felipe, Negara Bagian Yaracuy. Tak lama kemudian, gempa bermagnitudo 7,5 mengguncang wilayah sekitar 23 kilometer di tenggara Yumare, yang juga berada di Negara Bagian Yaracuy.
Pemerintah Venezuela menyatakan aktivitas seismik masih berlangsung setelah gempa utama. Hingga laporan terbaru, sedikitnya 890 gempa susulan telah tercatat sejak bencana itu terjadi, sehingga otoritas terus memantau kondisi di wilayah terdampak sekaligus melanjutkan upaya pencarian, penyelamatan, dan pemulihan.
Baca Juga:
