Jalan Berlubang di Kota Meureudu Dikeluhkan Warga, Pemkab Sebut Segera Ditangani PUPR Aceh
Kerusakan jalan di pusat Kota Meureudu dinilai membahayakan pengguna. Pemkab Pidie Jaya menyebut PUPR Aceh segera turun ke lokasi.
PIDIE JAYA - Keluhan warga terhadap kerusakan jalan di pusat Kota Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, terus bermunculan. Ruas jalan yang menjadi akses utama menuju pusat pemerintahan dan kawasan ekonomi itu dipenuhi lubang sehingga dinilai membahayakan pengguna jalan, terutama saat hujan.
Pantauan di lapangan menunjukkan kerusakan terjadi di ruas Jalan Trienggadeng–Batas Bireuen yang melintasi Kota Meureudu, termasuk di sekitar perlintasan rel kereta api. Di depan Polsek Meureudu bahkan terpasang baliho yang mengingatkan pengendara agar berhati-hati saat melintas.
Ketika hujan turun, sejumlah lubang tertutup genangan air sehingga sulit dikenali pengendara. Kondisi tersebut memaksa pengendara sepeda motor memperlambat laju kendaraan atau mencari jalur lain untuk menghindari risiko kecelakaan.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Pidie Jaya, Edi Saputra, mengatakan ruas jalan tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Aceh sehingga pemeliharaan dan rehabilitasinya ditangani Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh.
"Ruas Jalan Trienggadeng–Batas Bireuen merupakan aset Pemerintah Aceh. Seluruh kegiatan pemeliharaan maupun peningkatan jalan menjadi kewenangan Dinas PUPR Aceh," kata Edi.
Meski bukan menjadi kewenangan pemerintah kabupaten, Edi mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas PUPR Aceh agar kerusakan jalan segera ditangani.
Menurut dia, Pemerintah Aceh merespons permintaan tersebut dan berencana menurunkan tim teknis untuk melakukan identifikasi kondisi jalan sekaligus menghitung kebutuhan anggaran sebagai dasar pelaksanaan pekerjaan pemeliharaan.
"Hasil koordinasi kami mendapat respons yang baik. Dinas PUPR Aceh berkomitmen menindaklanjuti melalui program pemeliharaan jalan, khususnya ruas yang melintasi Kota Meureudu," ujarnya.
Edi menambahkan, ruas Jalan Trienggadeng–Batas Bireuen juga telah masuk dalam Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P). Program tersebut membuka peluang dilaksanakannya rehabilitasi secara permanen sesuai tahapan perencanaan dan ketersediaan anggaran.
Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya menyatakan akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Aceh untuk mengawal realisasi perbaikan jalan. Warga berharap penanganan segera dilakukan mengingat ruas tersebut menjadi akses utama menuju pusat pemerintahan, kawasan perdagangan, sekolah, dan berbagai layanan publik di Kota Meureudu.
Baca Juga:
