Bulog Aceh Kebut Distribusi 23 Ribu Ton Beras SPHP, Harga Beras Naik saat Musim Tanam
Bulog Aceh telah menyalurkan 9.000 ton beras SPHP dari target 23.329 ton pada 2026 untuk menahan kenaikan harga beras di tengah musim tanam.
![]() |
| Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Aceh Budi Sultika meninjau persediaan beras di Gudang Bulog Aceh (Dok Humas Bulog) |
BANDA ACEH – Perum Bulog Kantor Wilayah Aceh telah menyalurkan sekitar 9.000 ton beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) hingga awal Juli 2026. Distribusi itu merupakan bagian dari target penyaluran 23.329 ton beras SPHP sepanjang tahun ini untuk menjaga stabilitas harga beras di pasar.
Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Aceh, Budi Sultika, mengatakan distribusi beras SPHP kini dipercepat melalui jaringan mitra Bulog di seluruh kabupaten dan kota. Langkah tersebut dilakukan seiring memasuki musim tanam yang mendorong kenaikan harga gabah dan beras.
"Insya Allah target ini akan tercapai karena saat ini kami sedang memaksimalkan distribusi SPHP ke mitra-mitra Bulog yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota untuk menjaga stabilitas harga beras," kata Budi dalam keterangan tertulis yang diterima pada Jumat, 3 Juli 2026.
Menurut Budi, harga gabah saat ini telah mencapai sekitar Rp8.100 per kilogram. Kenaikan tersebut berdampak pada harga beras di tingkat konsumen, tetapi di sisi lain memberikan keuntungan bagi petani karena meningkatkan nilai jual hasil panen.
Bulog, kata dia, tidak mempersoalkan kenaikan harga gabah selama manfaatnya dirasakan petani. Yang menjadi perhatian adalah memastikan harga beras tetap terkendali melalui ketersediaan beras SPHP di pasar.
"Kami memastikan beras SPHP tersedia dalam jumlah yang cukup agar kenaikan harga beras tidak semakin tinggi," ujarnya.
Untuk memperluas jangkauan distribusi, Bulog menyalurkan beras SPHP melalui Rumah Pangan Kita (RPK), pedagang mitra Bulog, pasar tradisional, hingga kegiatan Gerakan Pangan Murah yang digelar pemerintah di berbagai daerah.
Menurut Budi, kemudahan masyarakat memperoleh beras dengan harga yang lebih terjangkau juga menjadi salah satu instrumen pemerintah untuk menekan laju inflasi, baik secara bulanan maupun tahunan.
Bulog Aceh juga memastikan stok beras SPHP dalam kondisi aman. Perusahaan pelat merah itu berkomitmen terus memasok beras ke berbagai daerah di Aceh agar masyarakat tetap memperoleh beras dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.
Baca Juga:
