SWIPE UP TO READ

Aceh Besar Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor untuk Tekan Kasus HIV/AIDS, TBC, dan Malaria

Pemkab Aceh Besar mengajak pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat memperkuat kemitraan dalam pengendalian HIV/AIDS, TBC, dan malaria.
Wakil Bupati Aceh Besar Drs H Syukri A Jalil foto bersama pada Pertemuan Forum Kemitraan PP ATM Kabupaten Aceh Besar di Gedung Dekranasda, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Rabu (08/07/2026).

ACEH BESAR - Pemerintah Kabupaten Aceh Besar mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor dalam upaya pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS, tuberkulosis (TBC), dan malaria. Pemerintah menilai penanganan tiga penyakit tersebut tidak dapat dibebankan hanya kepada sektor kesehatan.

Wakil Bupati Aceh Besar Syukri A. Jalil mengatakan keberhasilan pengendalian HIV/AIDS, TBC, dan malaria bergantung pada keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat.

"Penanggulangan tiga penyakit ini bukan hanya tugas Dinas Kesehatan. Semua elemen harus terlibat, termasuk pemerintah daerah, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, dan seluruh masyarakat," kata Syukri saat membuka Pertemuan Penguatan Forum Kemitraan Pencegahan dan Pengendalian AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria (ATM) di Aceh Besar, Rabu, 8 Juli 2026.

Ia mengingatkan Indonesia masih menjadi salah satu negara dengan beban kasus tuberkulosis yang tinggi. Kondisi itu membuat pengendalian HIV/AIDS, TBC, dan malaria menjadi bagian dari prioritas nasional di bidang kesehatan.

Menurut Syukri, dunia usaha memiliki peran strategis dalam mendukung program kesehatan melalui tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Karena itu, ia berharap perusahaan yang beroperasi di Aceh Besar dapat berkontribusi dalam mendukung program pencegahan dan pengendalian penyakit menular.

"Hari ini kita melihat komitmen dunia usaha dengan hadirnya berbagai perusahaan. Jika memungkinkan, program CSR perusahaan dapat diarahkan untuk mendukung penanggulangan AIDS, TBC, dan malaria di Aceh Besar," ujarnya.

Syukri juga menyebut Aceh Besar masih menjadi salah satu daerah di Aceh yang memperoleh dukungan pendanaan untuk program pengendalian penyakit menular. Menurut dia, dukungan tersebut perlu dioptimalkan melalui kemitraan yang lebih kuat agar upaya penanggulangan berjalan berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Aceh Besar berharap forum kemitraan tersebut menghasilkan langkah konkret untuk memperkuat koordinasi lintas sektor sehingga upaya pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS, TBC, dan malaria dapat berjalan lebih efektif.

Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Aceh Besar Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor untuk Tekan Kasus HIV/AIDS, TBC, dan Malaria
  • Aceh Besar Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor untuk Tekan Kasus HIV/AIDS, TBC, dan Malaria
  • Aceh Besar Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor untuk Tekan Kasus HIV/AIDS, TBC, dan Malaria
  • Aceh Besar Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor untuk Tekan Kasus HIV/AIDS, TBC, dan Malaria
  • Aceh Besar Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor untuk Tekan Kasus HIV/AIDS, TBC, dan Malaria
  • Aceh Besar Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor untuk Tekan Kasus HIV/AIDS, TBC, dan Malaria