Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Legenda Voli Aceh Kembali ke Lapangan, Kapolres Lhokseumawe Buka Turnamen Sambut Hari Bhayangkara

Uploaded Image

LHOKSEUMAWE — Sorak-sorai penonton pecah ketika bola hasil servis pertama meluncur menyeberangi net di Lapangan Voli Gampong Kuta Blang, Kecamatan Banda Sakti, Selasa sore, 9 Juni 2026. Servis itu bukan dilakukan oleh pemain, melainkan oleh Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H., sebagai tanda dimulainya Open Turnamen Bola Voli Legends Aceh dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80.

Lapangan sederhana di tengah permukiman warga itu mendadak menjadi pusat perhatian. Ratusan pecinta voli memenuhi sisi lapangan. Sebagian datang untuk menyaksikan pertandingan, sebagian lainnya ingin kembali mengenang masa ketika para pemain yang kini berusia di atas 40 tahun masih menjadi andalan daerah masing-masing.

Turnamen ini menghadirkan delapan tim legenda dari berbagai kabupaten dan kota di Aceh. Mereka bukan lagi atlet muda dengan kecepatan dan tenaga prima, tetapi para pemain yang pernah mencatatkan prestasi dan menjadi bagian dari sejarah bola voli Aceh.

Laga pembuka mempertemukan tim Legends Siwah Blang dari Dewantara melawan Legends Muara Dua. Pertandingan berlangsung sengit sejak set pertama. Meski usia tak lagi muda, naluri bertanding dan teknik yang terasah selama bertahun-tahun masih terlihat jelas di setiap smash, blok, dan servis yang mereka peragakan.

Dalam sambutannya, Kapolres Lhokseumawe mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan turnamen tersebut. Menurut Ahzan, olahraga bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga sarana menjaga kesehatan dan memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat.

"Ini merupakan turnamen pertama yang kita laksanakan untuk para legenda voli. Saya mengucapkan terima kasih kepada panitia yang telah bekerja keras. Di usia 40 tahun ke atas, olahraga menjadi sangat penting untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh," ujar Ahzan.

Ia mengingatkan para peserta agar tidak memaksakan kemampuan fisik selama bertanding. Bagi Ahzan, semangat olahraga harus berjalan seiring dengan keselamatan dan kesehatan para atlet.

"Yang terpenting bukan hanya kemenangan, tetapi bagaimana kita tetap sehat, menjaga keselamatan, dan menikmati pertandingan dengan penuh sportivitas. Mari kita gaungkan semangat olahraga dan persaudaraan melalui turnamen ini," katanya.

Turnamen ini memiliki makna tersendiri. Selain menjadi bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80, ajang tersebut juga menjadi ruang temu bagi para mantan atlet yang selama ini tersebar di berbagai daerah. Mereka kembali berkumpul, bukan sekadar untuk bertanding, melainkan mempererat persaudaraan yang telah terjalin sejak lama melalui olahraga.

Ketua Panitia Kompol Salmidin, S.E., M.M., mengatakan turnamen akan berlangsung selama tujuh hari. Delapan tim terbaik dari berbagai daerah di Aceh turut ambil bagian, termasuk satu tim dari Kabupaten Bireuen.

Menurut Salmidin, terselenggaranya kompetisi ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, terutama Kapolres Lhokseumawe yang memberikan perhatian penuh terhadap pengembangan olahraga masyarakat.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres Lhokseumawe yang telah memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Semoga turnamen ini berjalan lancar hingga partai final dan menjadi ajang silaturahmi bagi para legenda voli Aceh," ujarnya.

Lebih dari sekadar kompetisi, Open Turnamen Voli Legends Aceh menghadirkan nostalgia bagi para pecinta bola voli. Di lapangan itu, pengalaman bertemu semangat, usia bertemu dedikasi, dan olahraga kembali membuktikan dirinya sebagai bahasa yang mampu menyatukan banyak orang.

Selama sepekan ke depan, publik Aceh akan disuguhi pertandingan para legenda yang pernah mengharumkan nama daerahnya. Mereka mungkin tak lagi mengejar prestasi, tetapi semangat yang mereka tampilkan tetap menjadi inspirasi bahwa olahraga tidak mengenal batas usia.
Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Legenda Voli Aceh Kembali ke Lapangan, Kapolres Lhokseumawe Buka Turnamen Sambut Hari Bhayangkara
  • Legenda Voli Aceh Kembali ke Lapangan, Kapolres Lhokseumawe Buka Turnamen Sambut Hari Bhayangkara
  • Legenda Voli Aceh Kembali ke Lapangan, Kapolres Lhokseumawe Buka Turnamen Sambut Hari Bhayangkara
  • Legenda Voli Aceh Kembali ke Lapangan, Kapolres Lhokseumawe Buka Turnamen Sambut Hari Bhayangkara
  • Legenda Voli Aceh Kembali ke Lapangan, Kapolres Lhokseumawe Buka Turnamen Sambut Hari Bhayangkara
  • Legenda Voli Aceh Kembali ke Lapangan, Kapolres Lhokseumawe Buka Turnamen Sambut Hari Bhayangkara