Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jembatan Alue Tampak Kembali Dibangun, Pemkab Aceh Barat Kucurkan Rp 3,2 Miliar

Pembangunan jembatan Alue Tampak, Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat. (

MEULABOH – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melanjutkan pembangunan Jembatan Alue Tampak di Kecamatan Kaway XVI pada 2026. Proyek yang dikerjakan secara bertahap itu diharapkan dapat membuka akses transportasi dan memperkuat konektivitas antarwilayah yang selama ini terkendala kondisi geografis.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Barat, Fadly Octora, mengatakan pembangunan jembatan dilakukan menyesuaikan kemampuan anggaran daerah. Meski dikerjakan bertahap, pemerintah daerah berupaya memastikan setiap tahapan pembangunan dapat berfungsi sesuai rencana.

"Pembangunan dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah, namun setiap fase tetap diarahkan agar mendukung penyelesaian konstruksi secara menyeluruh," kata Fadly, Rabu, 17 Juni 2026.

Jembatan Alue Tampak dirancang menggunakan konstruksi rangka baja dengan bentang sepanjang 120 meter atau masing-masing 60 meter pada dua sisi bentang utama. Struktur tersebut dinilai membutuhkan pekerjaan teknis yang cukup kompleks dan pengerjaan yang cermat untuk memenuhi standar keselamatan.

Menurut Fadly, pembangunan jembatan telah menunjukkan perkembangan dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2024, pemerintah daerah menyelesaikan pembangunan abutmen atau struktur penyangga di ujung jembatan dengan anggaran sekitar Rp 3,5 miliar.

Tahun ini, Pemkab Aceh Barat kembali mengalokasikan dana lebih dari Rp 3,2 miliar melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) untuk melanjutkan pekerjaan konstruksi.

Dana tersebut difokuskan untuk pembangunan pilar tengah atau *pier*, yang menjadi salah satu komponen utama penopang struktur jembatan.

"Pekerjaan tahun ini diprioritaskan pada pembangunan pilar tengah sebagai bagian penting dari konstruksi jembatan," ujar Fadly.

Proyek lanjutan itu saat ini dikerjakan oleh CV Nagah Berlian dan ditargetkan rampung sesuai jadwal kontrak pada November 2026.

Dinas PUPR Aceh Barat menyebut pembangunan Jembatan Alue Tampak menjadi salah satu proyek infrastruktur yang dinilai penting bagi masyarakat Kecamatan Kaway XVI. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga, memperpendek waktu tempuh antarwilayah, serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

Selain memperkuat akses transportasi, keberadaan jembatan juga diproyeksikan membuka peluang pengembangan sektor pertanian, perdagangan, dan distribusi hasil produksi masyarakat di kawasan pedalaman Aceh Barat.

Untuk mengawal pelaksanaan proyek, Kejaksaan Negeri Aceh Barat turut melakukan pendampingan hukum. Langkah tersebut dilakukan guna meminimalkan potensi penyimpangan serta memastikan pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi teknis dan ketentuan kontrak.

Pemerintah daerah berharap pembangunan yang dilakukan secara bertahap tersebut dapat diselesaikan sesuai perencanaan sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat yang selama ini mengandalkan akses transportasi di kawasan tersebut.

Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Jembatan Alue Tampak Kembali Dibangun, Pemkab Aceh Barat Kucurkan Rp 3,2 Miliar
  • Jembatan Alue Tampak Kembali Dibangun, Pemkab Aceh Barat Kucurkan Rp 3,2 Miliar
  • Jembatan Alue Tampak Kembali Dibangun, Pemkab Aceh Barat Kucurkan Rp 3,2 Miliar
  • Jembatan Alue Tampak Kembali Dibangun, Pemkab Aceh Barat Kucurkan Rp 3,2 Miliar
  • Jembatan Alue Tampak Kembali Dibangun, Pemkab Aceh Barat Kucurkan Rp 3,2 Miliar
  • Jembatan Alue Tampak Kembali Dibangun, Pemkab Aceh Barat Kucurkan Rp 3,2 Miliar