SWIPE UP TO READ

Wali Kota Banda Aceh Dorong Mutu Puskesmas, Akreditasi Jadi Tolok Ukur Pelayanan

Survei Puskesmas Kuta Raja berlangsung tiga hari untuk mengevaluasi tata kelola, mutu layanan, dan keselamatan pasien

THE ATJEH NET — Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal mendorong peningkatan mutu pelayanan Puskesmas dilakukan secara berkelanjutan, bukan hanya untuk memenuhi penilaian akreditasi. 

Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Kesehatan menempatkan evaluasi tata kelola, kompetensi tenaga kesehatan, dan keselamatan pasien sebagai bagian dari upaya memperbaiki layanan kepada masyarakat.

Komitmen tersebut mengemuka dalam pelaksanaan Survei Akreditasi UPTD Puskesmas Kuta Raja yang dimulai Rabu, 28 Oktober 2026. Survei berlangsung selama tiga hari secara luring oleh tim surveior dari Lembaga Penyelenggara Akreditasi Pelayanan Kesehatan Paripurna (LPA-PKP).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Wahyudi, S.STP., M.Si., mengatakan akreditasi perlu dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk mengevaluasi pelaksanaan pelayanan dan memperkuat tata kelola fasilitas kesehatan. Menurut dia, penilaian tidak semestinya berhenti pada kelengkapan dokumen, tetapi juga mendorong perbaikan mutu pelayanan dan keselamatan pasien.

“Akreditasi bukan sekadar penilaian administratif, melainkan bagian penting dari upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan dan keselamatan pasien secara berkelanjutan,” ujar Wahyudi.

Dalam arahannya kepada jajaran Puskesmas Kuta Raja, Wahyudi menekankan pentingnya keterbukaan selama proses survei. Data, dokumen, dan bukti pelaksanaan kegiatan harus disampaikan secara benar, objektif, serta sesuai dengan kondisi di lapangan.

Ia juga meminta seluruh pegawai menjadikan hasil survei sebagai bahan pembelajaran dan perbaikan. Komitmen terhadap mutu perlu diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari, termasuk melalui rencana tindak lanjut setelah proses akreditasi selesai.

Aspek pelayanan kepada masyarakat turut menjadi perhatian. Wahyudi mengingatkan agar Puskesmas terus mengupayakan layanan yang ramah, adil, mudah diakses, dan responsif terhadap kebutuhan pasien.

Survei di Puskesmas Kuta Raja mencakup dua bidang penilaian, yakni tata kelola sumber daya dan upaya kesehatan masyarakat (UKM), serta tata kelola pelayanan dan penunjang. Tim surveior akan melakukan penilaian berdasarkan standar dan ketentuan akreditasi yang berlaku.

Wahyudi menyampaikan apresiasi kepada kepala Puskesmas beserta jajaran yang telah mempersiapkan dokumen, sarana, prasarana, dan pelaksanaan pelayanan untuk menghadapi survei. Ia juga berharap tim surveior memberikan arahan dan rekomendasi konstruktif sebagai bahan evaluasi bagi Puskesmas.

Bagi Pemerintah Kota Banda Aceh, pembinaan fasilitas kesehatan tidak berhenti pada satu kegiatan penilaian. Dinas Kesehatan menyatakan akan terus mendorong pembinaan, pendampingan, pemantauan, dan evaluasi terhadap Puskesmas agar peningkatan mutu dapat berlangsung konsisten.

Hasil survei Puskesmas Kuta Raja diharapkan menjadi bahan perbaikan pelayanan sesuai rekomendasi dan kebutuhan yang ditemukan selama penilaian. Dengan tindak lanjut yang terukur, upaya peningkatan mutu diharapkan semakin terasa dalam pengalaman masyarakat saat mengakses layanan kesehatan. [Adv]
Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Wali Kota Banda Aceh Dorong Mutu Puskesmas, Akreditasi Jadi Tolok Ukur Pelayanan
  • Wali Kota Banda Aceh Dorong Mutu Puskesmas, Akreditasi Jadi Tolok Ukur Pelayanan
  • Wali Kota Banda Aceh Dorong Mutu Puskesmas, Akreditasi Jadi Tolok Ukur Pelayanan
  • Wali Kota Banda Aceh Dorong Mutu Puskesmas, Akreditasi Jadi Tolok Ukur Pelayanan
  • Wali Kota Banda Aceh Dorong Mutu Puskesmas, Akreditasi Jadi Tolok Ukur Pelayanan
  • Wali Kota Banda Aceh Dorong Mutu Puskesmas, Akreditasi Jadi Tolok Ukur Pelayanan