SWIPE UP TO READ

T. Syahrial Bantah Tantang Wartawan Berkelahi, Minta Maaf kepada Insan Pers


THE ATJEH NET - Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Lhokseumawe, T. Syahrial, membantah menantang wartawan berkelahi saat dikonfirmasi mengenai proyek pembangunan saluran drainase di Jalan Merdeka Timur. 

Ia menyebut pernyataannya disalahpahami dan menyampaikan permohonan maaf kepada insan pers serta masyarakat.

Syahrial menjelaskan, pernyataan yang disampaikannya saat proses konfirmasi bukan ditujukan kepada wartawan. Menurut dia, ucapannya merujuk pada kesiapannya menghadapi kontraktor apabila pekerjaan proyek yang menjadi tanggung jawabnya terbukti tidak sesuai spesifikasi teknis.

“Bukan dengan wartawan saya mengajak berkelahi. Saya hanya mengatakan, kalau memang proyek itu di bawah tanggung jawab saya dan tidak sesuai spesifikasi, saya siap berhadapan dengan kontraktornya,” kata Syahrial dalam keterangannya.

Ia menegaskan, proyek drainase di Jalan Merdeka Timur yang dipertanyakan tersebut bukan berada di bawah tanggung jawab Bidang SDA yang dipimpinnya, melainkan menjadi kewenangan bidang lain di lingkungan Dinas PUPR Kota Lhokseumawe.

Karena itu, Syahrial meminta agar konfirmasi mengenai pelaksanaan proyek diarahkan kepada bidang teknis yang menangani pekerjaan tersebut. Ia berharap penjelasan dari pihak yang berwenang dapat membuat persoalan proyek lebih jelas.

“Saya sudah tegaskan bahwa proyek itu bukan di bawah bidang saya. Silakan wartawan melakukan konfirmasi kepada bidang terkait agar persoalannya jelas dan mendapatkan penjelasan yang tepat,” ujarnya.

Syahrial Minta Maaf kepada Insan Pers

Di tengah polemik yang berkembang, Syahrial menyampaikan permohonan maaf kepada insan pers, jurnalis, dan awak media apabila pernyataannya sebelumnya menimbulkan penafsiran berbeda dari maksud yang ingin disampaikan.

Ia menegaskan bahwa Dinas PUPR Kota Lhokseumawe terbuka terhadap kritik dan saran dari media. Menurut dia, komunikasi antara pemerintah daerah dan pers diperlukan untuk mendukung pembangunan infrastruktur yang transparan dan sesuai ketentuan.

Syahrial juga meminta maaf kepada masyarakat Kota Lhokseumawe atas kegaduhan yang muncul akibat polemik tersebut. Ia berharap persoalan dapat diluruskan melalui komunikasi yang baik sehingga tidak berkembang menjadi kesalahpahaman berkepanjangan.

Ia menilai hubungan yang baik antara pemerintah daerah, insan pers, dan masyarakat penting untuk mendukung pembangunan serta keterbukaan informasi publik di Kota Lhokseumawe.

Polemik Berawal dari Konfirmasi Proyek Drainase

Polemik tersebut bermula dari konfirmasi mengenai proyek pembangunan saluran drainase di Jalan Merdeka Timur yang sebelumnya menjadi sorotan Yayasan Cahaya Keadilan Rakyat Aceh (CaKRA).

Dalam pemberitaan sebelumnya, pekerjaan itu diduga tidak sesuai spesifikasi teknis. Muncul pula dugaan bahwa pekerjaan hanya memperbaiki atau memoles konstruksi lama agar terlihat seperti bangunan baru. Dugaan tersebut masih memerlukan verifikasi melalui pemeriksaan fisik pekerjaan, dokumen teknis, dan penjelasan dari instansi yang berwenang.

Dalam proses konfirmasi pada Minggu, 18 Oktober 2026, Syahrial sebelumnya dikutip menyampaikan pernyataan, “Cari tahu dulu proyek tersebut di bawah siapa. Itu proyek di bawah pedestrian, jangan asal tuduh. Berkelahi aja saya sanggup.”

Ucapan tersebut kemudian memicu polemik karena ditafsirkan sebagai tantangan kepada wartawan. Melalui klarifikasinya, Syahrial membantah penafsiran itu dan menyatakan bahwa maksud pernyataannya berkaitan dengan kesiapannya menghadapi kontraktor apabila terdapat persoalan pada proyek yang menjadi tanggung jawabnya.
Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • T. Syahrial Bantah Tantang Wartawan Berkelahi, Minta Maaf kepada Insan Pers
  • T. Syahrial Bantah Tantang Wartawan Berkelahi, Minta Maaf kepada Insan Pers
  • T. Syahrial Bantah Tantang Wartawan Berkelahi, Minta Maaf kepada Insan Pers
  • T. Syahrial Bantah Tantang Wartawan Berkelahi, Minta Maaf kepada Insan Pers
  • T. Syahrial Bantah Tantang Wartawan Berkelahi, Minta Maaf kepada Insan Pers
  • T. Syahrial Bantah Tantang Wartawan Berkelahi, Minta Maaf kepada Insan Pers