SWIPE UP TO READ

Wagub Aceh Hadiri Kenduri Maulid di Pidie, Tradisi Berbagi Warga Kaye Jatoe yang Bertahan Turun-temurun

Warga Kaye Jatoe menggelar kenduri Maulid dengan hidangan dalam bungkus daun dan mengundang delapan gampong tetangga
Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, didampingi Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh, Akar Arafat, S.STP., M.Si, menghadiri khanduri Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Gampong Kayee Jatoe, Kecamatan Glumpang Tiga, Kabupaten Pidie, Minggu (13/9/2026).

THE ATJEH NET — Kenduri Maulid di Gampong Kaye Jatoe, Kecamatan Glumpang Tiga, Kabupaten Pidie, bukan sekadar perayaan keagamaan. Tradisi makan bersama, berbagi hidangan, dan mengundang warga dari gampong tetangga masih dipertahankan masyarakat setempat.

Kenduri digelar di musala gampong pada Ahad, 13 September 2026, setelah salat Zuhur. Hidangan yang disumbangkan warga disajikan dalam bungkus daun dan disantap bersama.

Menu kenduri berasal dari sumbangan warga yang mampu dan diberikan secara sukarela. Beragam masakan, mulai dari ikan, daging, sayuran hingga makanan khas Aceh, dibawa ke musala untuk dinikmati bersama.

Sebagian hidangan yang tersisa kemudian dibungkus kembali untuk dibawa pulang. Kebiasaan itu menjadi bagian dari tradisi berbagi makanan dan rezeki dalam kenduri Maulid.

Tokoh masyarakat Kaye Jatoe, Muhammad Ishak, mengatakan masyarakat juga mengundang warga dari delapan gampong tetangga di Kecamatan Glumpang Tiga.

“Kita mengundang delapan gampong tetangga dalam Kecamatan Glumpang Tiga,” kata Muhammad Ishak.

Menurut dia, kenduri Maulid tidak hanya menjadi momentum memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW. Tradisi itu juga menjadi ruang pertemuan warga dan mempererat hubungan antar-gampong.

Kenduri seperti ini memiliki posisi penting dalam kehidupan sosial masyarakat Aceh. Perayaan keagamaan dipadukan dengan tradisi makan bersama dan berbagi makanan, sehingga menjadi ruang interaksi sosial yang melibatkan banyak keluarga.

Di Kaye Jatoe, tradisi tersebut masih terlihat dari cara warga menyiapkan hidangan hingga membagikannya kepada masyarakat yang hadir.

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah turut menghadiri kenduri tersebut. Ia datang bersama Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh Akar Arafat dan berbaur dengan masyarakat di musala setempat.

Kehadiran Fadhlullah menjadi bagian dari kunjungannya ke tengah masyarakat dalam momentum keagamaan. Namun bagi warga Kaye Jatoe, kenduri Maulid tetap bertumpu pada tradisi yang mereka jalankan secara bersama-sama.

Tradisi itu memperlihatkan bahwa kenduri Maulid di Aceh bukan hanya ritual tahunan. Ia juga menjadi cara masyarakat mempertahankan kebiasaan berbagi, berkumpul, dan menjaga hubungan sosial antarwarga.

Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Wagub Aceh Hadiri Kenduri Maulid di Pidie, Tradisi Berbagi Warga Kaye Jatoe yang Bertahan Turun-temurun
  • Wagub Aceh Hadiri Kenduri Maulid di Pidie, Tradisi Berbagi Warga Kaye Jatoe yang Bertahan Turun-temurun
  • Wagub Aceh Hadiri Kenduri Maulid di Pidie, Tradisi Berbagi Warga Kaye Jatoe yang Bertahan Turun-temurun
  • Wagub Aceh Hadiri Kenduri Maulid di Pidie, Tradisi Berbagi Warga Kaye Jatoe yang Bertahan Turun-temurun
  • Wagub Aceh Hadiri Kenduri Maulid di Pidie, Tradisi Berbagi Warga Kaye Jatoe yang Bertahan Turun-temurun
  • Wagub Aceh Hadiri Kenduri Maulid di Pidie, Tradisi Berbagi Warga Kaye Jatoe yang Bertahan Turun-temurun