Rumah Guru Ngaji di Aceh Utara Tak Layak Huni, Direhabilitasi TNI hingga Rampung dalam 18 Hari
Rumah Katratunida di Desa Saweuk, Aceh Utara, sebelumnya rusak dan bocor. Kini telah selesai direhabilitasi dan kembali layak dihuni
THE ATJEH NET — Rumah Katratunida, guru ngaji di Desa Saweuk, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara, yang sebelumnya tidak layak huni kini selesai direhabilitasi. Rumah berukuran 6 x 6 meter itu dikerjakan selama 18 hari dan dinyatakan rampung 100 persen.
Sebelum diperbaiki, rumah tersebut mengalami kerusakan pada sejumlah bagian. Atap bocor di berbagai titik, sementara dinding bangunan telah lapuk dimakan usia.
Rehabilitasi dilakukan secara menyeluruh oleh jajaran TNI Angkatan Darat melalui Kodim 0103/Aceh Utara. Pengerjaan dilakukan secara bergotong royong hingga rumah tersebut kembali dapat ditempati.
Komandan Kodim 0103/Aceh Utara Letkol Inf Faisal melalui Danramil 02/Kuta Makmur Letda Inf Andriyanto mengatakan perbaikan rumah tersebut merupakan tindak lanjut arahan Danrem 011/Lilawangsa Brigjen TNI Ali Imran.
Rumah yang telah diperbaiki kini memiliki dua kamar tidur, ruang tamu, serta satu kamar mandi di bagian luar. Katratunida bersama suami dan kedua anaknya telah menempati rumah tersebut.
Dari Rumah Bocor Menjadi Hunian Layak
Katratunida mengatakan perubahan kondisi rumah berlangsung lebih cepat dari yang dibayangkannya. Sebelumnya, ia dan keluarganya harus tinggal di rumah dengan kondisi atap bocor dan dinding yang sudah lapuk.
“Rasanya seperti mimpi. Tiba-tiba rumah kami dibangun dan sekarang sudah selesai 100 persen,” kata Katratunida.
Menurut dia, rumah baru tersebut membuat keluarganya memiliki tempat tinggal yang lebih layak. Ia berharap kedua anaknya dapat tumbuh dalam kondisi rumah yang lebih aman dan nyaman.
“Sekarang kami sekeluarga sudah memiliki rumah yang layak. Saya bisa melihat tawa anak-anak dan mereka bisa tumbuh di rumah yang lebih layak,” ujarnya.
Katratunida menyampaikan terima kasih kepada jajaran TNI yang terlibat dalam rehabilitasi rumahnya, termasuk Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dan Haji Eko Setiawan bin Katoh.
Rehabilitasi tersebut membuat keluarga Katratunida dapat kembali menempati rumah yang lebih layak setelah sebelumnya menghadapi kondisi bangunan yang rusak dan tidak memenuhi standar hunian.
Baca Juga:

