Kepala Diskominfo Lhokseumawe Optimistis Tambahan TKD Terserap 100 Persen
Serapan Tambahan TKD baru mencapai 27,41 persen atau Rp34,26 miliar dari alokasi Rp124,97 miliar per 24 September 2026
THE ATJEH NET - Pemerintah Kota Lhokseumawe baru merealisasikan Rp34,26 miliar atau 27,41 persen dari alokasi Tambahan Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp124,97 miliar hingga 24 September 2026.
Artinya, sekitar Rp90,71 miliar atau 72,59 persen dari alokasi tersebut belum terealisasi. Pemerintah kota menargetkan seluruh anggaran dapat terserap paling lambat akhir November 2026.
Berdasarkan rekapitulasi per satuan kerja perangkat daerah (SKPD), Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mencatat realisasi terbesar secara nominal, yakni Rp27,61 miliar dari alokasi Rp83,66 miliar atau 33,01 persen.
Dinas Lingkungan Hidup merealisasikan sekitar Rp3,7 miliar, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Rp900 juta, Sekretariat Daerah Rp900 juta, serta Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM sekitar Rp500 juta.
Sebanyak 12 SKPD lainnya secara keseluruhan mencatat realisasi sekitar Rp600 juta.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Kota Lhokseumawe Taruna Putra Satya mengatakan pemerintah kota terus mendorong percepatan pelaksanaan program yang menggunakan Tambahan TKD.
“Pemko Lhokseumawe terus mendorong percepatan realisasi pelaksanaan program kerja di seluruh SKPD terkait. Semoga ke depannya tidak ada kendala di lapangan dan kami optimistis target realisasi 100 persen dapat tercapai pada akhir November,” kata Taruna, Selasa, 29 September 2026.
Percepatan pelaksanaan program diperlukan agar anggaran Tambahan TKD dapat direalisasikan sesuai peruntukan dan batas waktu yang ditetapkan.
Dengan waktu hingga akhir November, pemerintah kota masih harus mempercepat realisasi sebagian besar alokasi Tambahan TKD yang belum terserap.
Baca Juga:
