SWIPE UP TO READ

Banjir Aceh Utara Diantisipasi, Bupati Minta Warga di DAS Waspada Hujan Deras

Pemkab Aceh Utara meminta warga di sepanjang lima DAS mengamankan barang berharga dan menyiapkan jalur evakuasi

THE ATJEH NET — Pemerintah Kabupaten Aceh Utara meminta warga di kawasan rawan banjir meningkatkan kewaspadaan menyusul prediksi cuaca yang menjadi dasar surat imbauan Pemerintah Aceh tertanggal 14 September 2026.

Peringatan terutama ditujukan kepada masyarakat yang tinggal di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS), termasuk Krueng Sawang, Krueng Peuto, Krueng Pirak, Krueng Pase, dan Krueng Jambo Aye.

Bupati Aceh Utara Ismail A. Jalil meminta warga segera mengamankan barang berharga ke tempat yang lebih tinggi apabila hujan deras berlangsung lebih dari dua jam.

“Kami meminta warga, khususnya yang bermukim di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) seperti Krueng Sawang, Krueng Peuto, Krueng Pirak, Krueng Pase, dan Krueng Jambo Aye, agar segera mengamankan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi jika hujan deras berlangsung lebih dari dua jam,” kata Ismail, Sabtu, 19 September 2026.

Langkah tersebut merujuk pada Surat Imbauan Pemerintah Aceh Nomor 300.2/11114 tanggal 14 September 2026 yang menindaklanjuti informasi prediksi cuaca dari BMKG Stasiun Klimatologi Kelas II Banda Aceh.

Warga Diminta Siapkan Evakuasi

Selain mengamankan barang, warga diminta mengetahui lokasi evakuasi sementara yang aman, termasuk lokasi yang dapat diakses kelompok rentan dan penyandang disabilitas.

Ismail juga mengingatkan warga untuk melakukan penyelamatan mandiri ketika air mulai masuk ke permukiman. Salah satunya dengan mematikan aliran listrik guna menghindari risiko korsleting.

Pengawasan terhadap anak-anak juga perlu diperketat. Bupati meminta orang tua tidak membiarkan anak bermain di sekitar sungai, saluran air, atau kawasan banjir yang memiliki arus deras.

Potensi bencana tidak hanya mengancam kawasan dataran rendah. Wilayah dataran tinggi diminta mewaspadai angin kencang dan tanah longsor, sedangkan masyarakat di kawasan pesisir perlu memperhatikan potensi ombak pasang dan banjir rob.

Keuchik Diminta Pantau Kondisi Wilayah

Pemerintah kabupaten juga meminta keuchik dan perangkat gampong aktif memantau perkembangan kondisi di wilayah masing-masing.

Setiap dampak bencana maupun kerusakan infrastruktur diminta segera dilaporkan kepada Posko Satgas Bencana di BPBD Aceh Utara atau melalui camat.

“Para keuchik dan perangkat gampong kami minta segera melaporkan setiap dampak bencana atau kerusakan infrastruktur ke Posko Satgas Bencana di BPBD Aceh Utara atau melalui camat setempat agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat,” ujar Ismail.

Masyarakat juga diminta menyiapkan tas siaga bencana yang berisi dokumen penting dan obat-obatan dasar sebagai bagian dari kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan bencana.

Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Banjir Aceh Utara Diantisipasi, Bupati Minta Warga di DAS Waspada Hujan Deras
  • Banjir Aceh Utara Diantisipasi, Bupati Minta Warga di DAS Waspada Hujan Deras
  • Banjir Aceh Utara Diantisipasi, Bupati Minta Warga di DAS Waspada Hujan Deras
  • Banjir Aceh Utara Diantisipasi, Bupati Minta Warga di DAS Waspada Hujan Deras
  • Banjir Aceh Utara Diantisipasi, Bupati Minta Warga di DAS Waspada Hujan Deras
  • Banjir Aceh Utara Diantisipasi, Bupati Minta Warga di DAS Waspada Hujan Deras