SWIPE UP TO READ

PPP Aceh Konsolidasi 23 Kabupaten/Kota, Edi Obama Pimpin PPP Bireuen 2026-2031

Pelantikan pengurus PPP Aceh dan DPC se-Aceh menjadi awal konsolidasi organisasi setelah struktur di 23 kabupaten/kota dilengkapi

THE ATJEH NET - Kepengurusan DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Aceh dan DPC PPP se-Aceh periode 2026-2031 resmi dilantik di Banda Aceh, Sabtu malam, 19 September 2026. Pelantikan menjadi titik awal bagi kepengurusan baru untuk menggerakkan kembali struktur partai di 23 kabupaten/kota.

Pelantikan berlangsung di Ballroom Anggun, Muraya Hotel Aceh, dan dipimpin Ketua Umum DPP PPP Muhamad Mardiono.

Ketua DPW PPP Aceh Amiruddin Idris mengatakan konsolidasi organisasi telah dilakukan hampir tiga bulan. Struktur PPP di 23 kabupaten/kota kini telah dilengkapi sehingga kepengurusan baru dapat mulai menjalankan agenda organisasi.

Menurut Amiruddin, pelantikan bukan akhir dari proses konsolidasi, melainkan awal untuk menggerakkan struktur partai hingga tingkat daerah.

Ia meminta kader PPP bergerak ke daerah dan memperkuat keberadaan partai di tengah masyarakat.

“Terus bergerak ke daerah-daerah, ke pelosok-pelosok. Pataka yang barusan kita kibarkan tadi kita serahkan kepada kader-kader kita. Hijaukan seluruh Aceh,” kata Amiruddin.

Pataka Diserahkan ke DPC Bireuen

Dalam pelantikan tersebut, Amiruddin menyerahkan pataka PPP kepada Ketua DPC PPP Bireuen Edi Saputra atau Edi Obama. Penyerahan itu didampingi Sekretaris DPC PPP Bireuen Muhammad Reza.

Edi mengatakan pataka tersebut merupakan simbol amanah organisasi yang harus diterjemahkan dalam kerja nyata, termasuk memperkuat struktur dan membangun hubungan dengan masyarakat.

“Pataka ini bukan sekadar simbol kebesaran partai. Di dalamnya ada amanah, kehormatan dan tanggung jawab perjuangan,” ujar Edi.

Ia mengatakan kepengurusan baru harus segera bekerja setelah pelantikan. Menurut dia, PPP tidak cukup hanya hadir dalam struktur organisasi, tetapi juga perlu menjalankan fungsi partai di tengah masyarakat.

“Kita tidak hanya ingin PPP hadir dalam struktur organisasi, tetapi benar-benar hadir di tengah masyarakat, mendengar aspirasi rakyat, bekerja dan memberikan manfaat,” katanya.

Konsolidasi Dilanjutkan ke Akar Rumput

Sekretaris DPC PPP Bireuen Muhammad Reza mengatakan konsolidasi membutuhkan kerja bersama seluruh jajaran partai.

Menurut dia, penyerahan pataka harus menjadi momentum untuk menyatukan langkah pengurus hingga tingkat akar rumput.

“Ini adalah momentum untuk menyatukan langkah. Tidak ada perjuangan besar yang dapat dilakukan seorang diri,” ujar Reza.

Ketua Umum DPP PPP Muhamad Mardiono dalam pelantikan tersebut juga menekankan pentingnya soliditas pengurus serta kerja nyata kader. Ia meminta jajaran partai membangun komunikasi dengan masyarakat dan memastikan keberadaan PPP memberi manfaat.

Dengan dilantiknya kepengurusan periode 2026-2031, PPP Aceh kini memiliki struktur baru di tingkat wilayah dan kabupaten/kota. Tantangan berikutnya adalah menerjemahkan konsolidasi tersebut menjadi aktivitas organisasi yang berjalan di daerah. 
Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • PPP Aceh Konsolidasi 23 Kabupaten/Kota, Edi Obama Pimpin PPP Bireuen 2026-2031
  • PPP Aceh Konsolidasi 23 Kabupaten/Kota, Edi Obama Pimpin PPP Bireuen 2026-2031
  • PPP Aceh Konsolidasi 23 Kabupaten/Kota, Edi Obama Pimpin PPP Bireuen 2026-2031
  • PPP Aceh Konsolidasi 23 Kabupaten/Kota, Edi Obama Pimpin PPP Bireuen 2026-2031
  • PPP Aceh Konsolidasi 23 Kabupaten/Kota, Edi Obama Pimpin PPP Bireuen 2026-2031
  • PPP Aceh Konsolidasi 23 Kabupaten/Kota, Edi Obama Pimpin PPP Bireuen 2026-2031