Sawah Mengering, Ratusan Warga Aceh Besar Gelar Salat Istisqa, Hujan Turun Saat Doa Berlangsung
Kekeringan mengancam lahan pertanian di Darul Kamal. Ratusan warga menggelar Salat Istisqa, hujan turun saat rangkaian ibadah berlangsung.
![]() |
| Camat Darul Kamal Husaini S.Pd.I dan ratusan masyarakat melaksanakan Shalat Istisqa di halaman Masjid Babussalam, Gampong Lamkunyet, Senin (3/8/2026). |
JANTHO – Ratusan warga Kecamatan Darul Kamal, Kabupaten Aceh Besar, menggelar Salat Istisqa di halaman Masjid Babussalam, Gampong Lamkunyet, Senin (3/8/2026), sebagai ikhtiar menghadapi kekeringan yang mulai mengancam lahan pertanian. Di tengah pelaksanaan salat dan doa bersama, hujan turun membasahi lokasi.
Meski hujan mulai mengguyur, jamaah tetap melanjutkan ibadah hingga selesai. Momen tersebut disambut haru oleh masyarakat yang sejak beberapa pekan terakhir menghadapi berkurangnya pasokan air untuk pertanian.
Camat Darul Kamal, Husaini, mengatakan kekeringan telah berdampak langsung terhadap aktivitas pertanian warga.
"Kita melihat langsung kondisi di lapangan, banyak sawah yang mulai mengering, bahkan sebagian sudah mengalami retak-retak tanah. Ini tentu sangat mempengaruhi hasil pertanian masyarakat," kata Husaini.
Menurut dia, pemerintah kecamatan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mencari solusi atas persoalan kekeringan, di samping ikhtiar spiritual melalui Salat Istisqa.
"Salat Istisqa ini adalah ikhtiar batin kita, sementara secara lahiriah pemerintah juga terus berkoordinasi untuk mencari solusi terbaik. Kita berharap Allah SWT segera menurunkan hujan dan memberikan keberkahan bagi daerah kita," ujarnya.
Sebelumnya, Imum Mukim Biluy, Rusdi, mengatakan kondisi kekeringan di Darul Kamal semakin memprihatinkan. Sejumlah sawah dan kebun mengalami kekurangan air, sementara tanaman padi telah memasuki fase pembentukan bulir.
"Banyak lahan pertanian dan perkebunan saat ini tidak memiliki air sama sekali. Tanah sudah sangat kering bahkan pecah-pecah, sementara padi sudah mulai mengeluarkan bulir," katanya.
Ia mengingatkan, apabila hujan tidak segera turun, petani berpotensi mengalami gagal panen yang akan berdampak terhadap perekonomian masyarakat.
Pelaksanaan Salat Istisqa dipimpin Imam Tgk Jufri dari Masjid Lamkunyet. Sebelum salat dimulai, ia memberikan penjelasan mengenai tata cara pelaksanaan ibadah tersebut kepada jamaah.
Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Darul Kamal, Tgk Muhibuddin, mengajak masyarakat memperbanyak istighfar dan doa.
"Mari bersama memohon kepada Allah SWT agar menurunkan hujan dan keberkahan bagi negeri dan umat," katanya di hadapan jamaah.
Dalam tausiahnya seusai salat, ia mengingatkan pentingnya memperbaiki hubungan dengan Allah SWT maupun sesama manusia, serta memperbanyak sedekah dan menjauhi perbuatan zalim sebagai bagian dari ikhtiar memperoleh keberkahan.
Salat Istisqa turut diikuti masyarakat dari berbagai gampong, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), mantan Camat Darul Kamal yang kini menjabat Camat Blang Bintang, Subhan, serta guru dan murid SDN Lamkunyet.
Kehadiran para pelajar dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari pembelajaran mengenai tradisi keagamaan masyarakat Aceh dalam menghadapi bencana alam, termasuk kekeringan yang berdampak pada sektor pertanian.
Baca Juga:
