Penumpang Pesawat dan Kapal di Aceh Melonjak pada Juni 2026, Hunian Hotel Ikut Naik
BPS mencatat penumpang domestik dan angkutan laut meningkat lebih dari 30 persen secara bulanan pada Juni 2026.
![]() |
| Masjid Baiturrahman Banda Aceh ini dibangun pada tahun 1879 |
BANDA ACEH — Mobilitas masyarakat di Aceh meningkat pada Juni 2026. Jumlah penumpang penerbangan domestik dan angkutan laut melonjak, diikuti kenaikan tingkat hunian hotel berbintang maupun nonbintang.
Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh mencatat jumlah penumpang domestik yang berangkat melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda mencapai 22.502 orang pada Juni 2026. Angka itu naik 31,03 persen dibandingkan Mei dan tumbuh 6,16 persen dibandingkan Juni 2025.
Kenaikan lebih tinggi terjadi pada transportasi laut. Jumlah penumpang yang berangkat melalui seluruh pelabuhan di Aceh mencapai 116.406 orang. Jumlah tersebut meningkat 32,58 persen dibandingkan bulan sebelumnya dan 16,82 persen secara tahunan.
Kepala BPS Aceh Agus Andria mengatakan peningkatan mobilitas tersebut berjalan seiring dengan membaiknya tingkat penghunian kamar hotel.
Pada Juni 2026, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang mencapai 29,38 persen. Angka itu naik 2,35 poin persentase dibandingkan Mei 2026 dan meningkat 4,92 poin persentase dibandingkan Juni 2025.
TPK hotel nonbintang juga meningkat menjadi 21,15 persen. Angka tersebut naik 1,21 poin persentase secara bulanan dan 1,51 poin persentase dibandingkan Juni 2025.
"TPK hotel berbintang maupun nonbintang sama-sama mengalami peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya maupun periode yang sama tahun lalu," ujar Agus saat menyampaikan Berita Resmi Statistik Aceh, Senin, 3 Agustus 2026.
Namun, peningkatan mobilitas tersebut belum sepenuhnya tercermin dari jumlah wisatawan mancanegara. BPS mencatat kunjungan wisman ke Aceh pada Juni 2026 sebanyak 2.553 kunjungan.
Data kunjungan itu dihimpun dari dua pintu masuk utama, yakni Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda dan Pelabuhan Internasional Balohan, Sabang.
"Pada Juni 2026 jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Aceh tercatat sebanyak 2.553 kunjungan," kata Agus.
Data tersebut menunjukkan pertumbuhan sektor pariwisata dan transportasi Aceh pada Juni lebih banyak ditopang oleh peningkatan mobilitas domestik. Kenaikan penumpang pesawat dan kapal turut diikuti membaiknya okupansi hotel, sementara arus wisatawan asing masih relatif terbatas.
Kondisi itu menjadi indikator bahwa aktivitas perjalanan dan sektor jasa akomodasi di Aceh mulai bergerak lebih baik dibandingkan bulan sebelumnya maupun periode yang sama tahun lalu.
Baca Juga:
