SWIPE UP TO READ

BMA Aceh Perkuat Sinergi dengan Dayah, Mubahasah Ulama Muda Digelar di Bireuen

Milad Al-Albab ke-66 dan Haul ke-4 Abu Tumin menjadi momentum mempertemukan ulama muda dari berbagai daerah di Aceh.

THE ATJEH NET - Kepala Badan Baitul Mal Aceh (BMA) Tgk. H. Muhammad Yunus atau Abon Yunus mendorong penguatan hubungan antara pemerintah, lembaga keumatan, ulama, dan dayah sebagai bagian dari upaya menjaga tradisi keilmuan Islam di Aceh.

Pesan itu disampaikan Abon Yunus saat bersilaturahmi ke Dayah Al-Madinatuddiniyah Babussalam Putra di Blang Bladeh, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, Sabtu, 15 Agustus 2026. Ia hadir mewakili Gubernur Aceh Muzakir Manaf dan Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah dalam rangkaian Milad Al-Albab ke-66 dan Haul ke-4 Abu Tumin Blang Bladeh.

Salah satu agenda utama kegiatan tersebut adalah **Mubahasah Ulama Muda Seluruh Aceh** yang mempertemukan ulama muda dari berbagai daerah. Kegiatan berlangsung selama dua hari, 15–16 Agustus 2026, dan puncak haul dijadwalkan pada Ahad, 16 Agustus.

Abon Yunus mengatakan dayah tidak hanya berfungsi sebagai tempat pendidikan agama, tetapi juga berperan membentuk karakter dan akhlak generasi muda.

> “Dayah bukan hanya tempat menuntut ilmu, tetapi juga tempat membentuk akhlak dan karakter generasi. Karena itu, silaturahmi dengan para ulama dan pimpinan dayah harus terus kita jaga,” ujar Abon Yunus.

Menurut dia, keberlangsungan tradisi keilmuan di dayah merupakan bagian dari warisan pendidikan Islam Aceh. Karena itu, tradisi tersebut perlu dipertahankan dan diteruskan kepada generasi berikutnya.

Dalam kunjungan itu, Abon Yunus juga menyerahkan amanah dari Gubernur Muzakir Manaf dan Wakil Gubernur Fadhlullah untuk mendukung pelaksanaan rangkaian haul. Amanah tersebut diterima Ketua Panitia Pelaksana Tgk. H. Muhammad Yusuf dan Tgk. Muhammad Fadhil bin Mustafa.

Mubahasah Ulama Muda

Mubahasah menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian kegiatan karena mempertemukan ulama muda dari sejumlah wilayah Aceh. Forum semacam ini menjadi ruang untuk mempertahankan tradisi diskusi keilmuan yang selama ini berkembang di lingkungan dayah.

Selain mubahasah, kegiatan diisi doa bersama untuk almarhum Abu Tumin, Ummi, serta para guru yang telah meninggal dunia.

Dayah Al-Madinatuddiniyah Babussalam berada di Jalan Banda Aceh–Medan KM 213. Lembaga pendidikan Islam tersebut didirikan Tgk. H. Muhammad Amin bin Tgk. Mahmudsyah atau Abu Tumin Blang Bladeh dan telah melanjutkan tradisi pendidikan Islam lintas generasi.

Abon Yunus dalam kunjungan tersebut juga bertemu sejumlah ulama dan tokoh masyarakat Aceh, antara lain Tgk. Hasbi Daut, Drs. H. M. Daud Hasbi atau Abi Daud, Tgk. Faisal Hadi, dan Abati Syakya.

Pertemuan itu memperlihatkan bahwa hubungan pemerintah dengan dayah tidak hanya berkaitan dengan dukungan terhadap kegiatan keagamaan, tetapi juga menyangkut keberlanjutan pendidikan dan pembentukan sumber daya manusia Aceh.

Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • BMA Aceh Perkuat Sinergi dengan Dayah, Mubahasah Ulama Muda Digelar di Bireuen
  • BMA Aceh Perkuat Sinergi dengan Dayah, Mubahasah Ulama Muda Digelar di Bireuen
  • BMA Aceh Perkuat Sinergi dengan Dayah, Mubahasah Ulama Muda Digelar di Bireuen
  • BMA Aceh Perkuat Sinergi dengan Dayah, Mubahasah Ulama Muda Digelar di Bireuen
  • BMA Aceh Perkuat Sinergi dengan Dayah, Mubahasah Ulama Muda Digelar di Bireuen
  • BMA Aceh Perkuat Sinergi dengan Dayah, Mubahasah Ulama Muda Digelar di Bireuen