SWIPE UP TO READ

BBPOM Aceh Periksa Pangan di Dua Pasar Banda Aceh, Kebersihan hingga Penyimpanan Disorot

Pemeriksaan menyasar ikan, udang, cumi dan pangan hasil perikanan untuk memastikan keamanan serta mutu produk yang dijual.
Tim melakukan pemeriksaan langsung terhadap pangan segar hasil kelautan dan perikanan yang diperjualbelikan di pasar.

THE ATJEH NET — Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Banda Aceh (BBPOM Aceh) memeriksa keamanan pangan segar hasil kelautan dan perikanan di dua pasar di Kota Banda Aceh. Pemeriksaan tidak hanya menyasar produk, tetapi juga kebersihan sarana hingga cara penyimpanannya.

Pengawasan dilakukan di Pasar Ikan PPS Kutaraja dan Pasar Al Mahirah bersama Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (BPPMHKP) Stasiun Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Banda Aceh.

Sejumlah komoditas yang diperiksa antara lain ikan, udang, cumi-cumi, dan produk hasil perikanan lainnya yang diperjualbelikan kepada masyarakat.

Tim juga melihat kondisi sarana pasar, kebersihan, penyimpanan, serta penanganan produk. Aspek tersebut dinilai penting karena keamanan pangan tidak hanya ditentukan oleh kondisi produk saat dijual, tetapi juga bagaimana pangan ditangani sebelum sampai ke konsumen.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), khususnya pada Semester II Tahun Anggaran 2026.

Pengawasan Melibatkan Sejumlah Instansi

Pengawasan melibatkan BBPOM Aceh, BPPMHKP, Pangkalan PSDKP Lampulo, Pelabuhan PPS Kutaraja, Syahbandar PPS Kutaraja, pengelola Pasar Al Mahirah, serta Inspektur Mutu Stasiun PPMHKP Banda Aceh.

Kepala Bagian Tata Usaha BBPOM Aceh, Marina Kaptriyani, mengatakan pengawasan pangan membutuhkan koordinasi lintas instansi sesuai kewenangan masing-masing.

“Pengawasan pangan akan lebih optimal ketika dilakukan secara terpadu dan melibatkan berbagai pihak sesuai dengan kewenangannya,” kata Marina dalam keterangannya, Sabtu, 15 Agustus 2026.

Menurut Marina, pengawasan juga perlu disertai pembinaan kepada pengelola pasar dan pedagang. Dengan begitu, praktik penanganan pangan yang aman tidak hanya dilakukan saat ada pemeriksaan.

“Melalui kolaborasi ini, kita tidak hanya memastikan produk yang beredar memenuhi aspek keamanan dan mutu, tetapi juga mendorong terciptanya lingkungan pasar yang lebih sehat dan memberikan rasa aman bagi masyarakat,” ujarnya.

Hasil pengawasan akan menjadi bagian dari penilaian pasar dan dapat digunakan untuk mendorong perbaikan pada aspek keamanan, kebersihan, serta mutu pangan.

BBPOM Aceh dan BPPMHKP selanjutnya akan terus melakukan pengawasan dan pembinaan bersama lintas sektor untuk memastikan pangan segar hasil kelautan dan perikanan yang beredar di Banda Aceh memenuhi ketentuan keamanan dan mutu.

Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • BBPOM Aceh Periksa Pangan di Dua Pasar Banda Aceh, Kebersihan hingga Penyimpanan Disorot
  • BBPOM Aceh Periksa Pangan di Dua Pasar Banda Aceh, Kebersihan hingga Penyimpanan Disorot
  • BBPOM Aceh Periksa Pangan di Dua Pasar Banda Aceh, Kebersihan hingga Penyimpanan Disorot
  • BBPOM Aceh Periksa Pangan di Dua Pasar Banda Aceh, Kebersihan hingga Penyimpanan Disorot
  • BBPOM Aceh Periksa Pangan di Dua Pasar Banda Aceh, Kebersihan hingga Penyimpanan Disorot
  • BBPOM Aceh Periksa Pangan di Dua Pasar Banda Aceh, Kebersihan hingga Penyimpanan Disorot