Bantuan Beras Aceh Besar Capai 1.801 Ton, Penyaluran ke 60.027 Keluarga Diawasi
THE ATJEH NET - Perum Bulog menyiapkan 1.801.810 kilogram beras untuk bantuan pangan bagi 60.027 keluarga penerima manfaat di Kabupaten Aceh Besar. Penyaluran bantuan periode Juli-September 2026 itu akan diawasi pemerintah daerah hingga tingkat gampong.
Perwakilan Kanwil Bulog Aceh, Muhammad Luthfi, mengatakan penyaluran bantuan tersebut ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan sekaligus menjaga daya beli masyarakat. Setiap keluarga penerima bantuan mendapatkan 30 kilogram beras untuk periode penyaluran.
"Kami berharap proses penyalurannya dapat berjalan lancar dan bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak," kata Luthfi saat meninjau stok beras bantuan di Gudang Mitra Pengelolaan Bulog di Gampong Mesjid, Kecamatan Blang Bintang, Rabu, 12 Agustus 2026.
Menurut Luthfi, pengawasan distribusi diperlukan untuk memastikan bantuan sampai kepada penerima sesuai data yang telah ditetapkan. Bulog juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah, kecamatan, hingga pemerintah gampong.
Selain stok untuk bantuan pangan, Bulog mencatat persediaan beras seluruh entitas di Aceh mencapai 90.010.178 kilogram. Khusus stok setara beras di wilayah kerja Kanwil Bulog Aceh tercatat 16.359.464 kilogram.
Kepala Dinas Pangan Aceh Besar Alyadi mengatakan pemerintah daerah akan mengawal proses distribusi, termasuk memastikan kesesuaian data penerima dan mekanisme penyaluran.
"Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menyambut baik penyaluran bantuan pangan ini. Kami akan terus berkoordinasi dengan Bulog dan pihak terkait agar beras bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat penerima manfaat," ujar Alyadi.
Ia meminta aparatur kecamatan dan pemerintah gampong ikut mengawasi penyaluran. Jika ditemukan kendala atau ketidaksesuaian di lapangan, pemerintah gampong diminta segera melaporkannya agar dapat ditindaklanjuti.
Bantuan beras tersebut menjadi salah satu instrumen pemerintah untuk mengurangi beban pengeluaran rumah tangga, terutama bagi keluarga yang masuk dalam daftar penerima bantuan pangan.
Dengan jumlah penerima mencapai 60.027 keluarga, pemerintah daerah menilai pengawasan distribusi menjadi bagian penting agar bantuan tidak hanya tersalurkan, tetapi juga tepat penerima dan sesuai jumlah yang ditetapkan.
