Venezuela Minta Raja Charles III Lepaskan 31 Ton Emas di Bank of England untuk Rekonstruksi Pascagempa
Pemerintah sementara Venezuela ingin cadangan emas yang dibekukan Inggris digunakan membiayai pemulihan pascagempa mematikan.
![]() |
| Gambar ilustrasi Venezuela Minta Raja Charles III Lepaskan 31 Ton Emas di Bank of England untuk Rekonstruksi Pascagempa |
VANEZUELA - Pemerintah sementara Venezuela meminta Raja Charles III membantu membuka akses terhadap sekitar 31 ton cadangan emas negara yang tersimpan di Bank of England (BoE). Aset yang dibekukan akibat sanksi Inggris itu diharapkan dapat digunakan untuk membiayai rekonstruksi pascagempa besar yang mengguncang negara tersebut pada 24 Juni 2026.
Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodríguez, mengatakan telah mengirim surat resmi kepada Raja Charles III agar emas tersebut dapat dicairkan demi mendukung pemulihan wilayah terdampak bencana.
"Emas ini milik rakyat kami. Kami membutuhkan emas ini untuk mengatasi dampak gempa bumi," kata Rodríguez, dikutip dari The Statesman, Jumat, 10 Juli 2026.
Permintaan itu muncul ketika Venezuela menghadapi dampak salah satu bencana paling mematikan dalam sejarah negara tersebut. Berdasarkan data pemerintah Venezuela, gempa telah menewaskan 3.811 orang, melukai sekitar 16.740 orang, dan menyebabkan 17.907 warga kehilangan tempat tinggal.
Besarnya kerusakan membuat pemerintah membutuhkan pendanaan besar untuk membangun kembali rumah warga, infrastruktur, serta layanan publik yang terdampak.
Selain mengajukan permohonan kepada Raja Charles III, pemerintah Venezuela juga berupaya memperoleh dukungan pembiayaan melalui pembahasan dengan Dana Moneter Internasional (IMF) terkait pencairan dana yang masih tertahan.
Cadangan emas Venezuela telah lama tersimpan di Bank of England. Namun, aset tersebut dibekukan setelah pengadilan Inggris menolak menyerahkan kendali emas kepada pemerintahan Nicolás Maduro. Putusan itu didasarkan pada sikap pemerintah Inggris yang tidak mengakui Maduro sebagai kepala negara yang sah.
Rodríguez, yang menjabat sebagai presiden sementara sejak Januari 2026 setelah Maduro ditangkap oleh pasukan militer Amerika Serikat, kembali mendesak pencabutan sanksi internasional terhadap Venezuela. Menurut dia, akses terhadap aset negara yang dibekukan akan mempercepat proses pemulihan pascabencana.
"Venezuela memiliki sumber daya yang terblokir di seluruh dunia yang dapat mengatasi proses rekonstruksi ini," ujarnya.
Hingga kini belum ada tanggapan resmi dari Kerajaan Inggris maupun Bank of England terkait permintaan pemerintah sementara Venezuela tersebut.
Baca Juga:
