Prabowo Ungkap Penemuan Ladang Gas Raksasa di Andaman Aceh, Sebut Jadi Kekuatan Energi Indonesia
Presiden Prabowo menyebut temuan gas besar di Andaman Aceh memperkuat potensi swasembada energi dan mengurangi ketergantungan impor.
![]() |
| Presiden RI Prabowo Subianto menyebut bahwa banyak Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang rugi dan menjadi beban negara. Prabowo pun jengkel, para direksi di BUMN itu malah meminta bonus. |
KARAWANG – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan Indonesia kembali menemukan cadangan gas alam berukuran besar di kawasan Andaman, lepas pantai utara Aceh. Temuan tersebut disebut menjadi salah satu modal penting untuk memperkuat ketahanan energi nasional.
"Baru saja kita menemukan ladang gas sangat besar di Andaman," kata Prabowo saat peluncuran biodiesel B50 di Karawang, Jawa Barat, Kamis, 9 Juli 2026.
Menurut Prabowo, Indonesia memiliki kekayaan sumber daya energi yang melimpah, mulai dari panas bumi, batu bara, minyak, hingga gas alam yang tersebar di berbagai wilayah. Selain Andaman, pemerintah juga menaruh perhatian pada potensi migas di Blok Masela, Natuna, Kalimantan, dan sejumlah wilayah lainnya.
"Kita masih punya ladang yang sangat besar di Masela di Maluku Barat Daya, di Natuna, di Kalimantan. Dan kita juga ketemukan baru saja ladang-ladang besar," ujarnya.
Prabowo juga menyoroti potensi compressed natural gas (CNG) sebagai alternatif pengganti LPG yang selama ini masih banyak diimpor. Menurut dia, cadangan gas untuk produksi CNG tersedia melimpah di Indonesia.
"Kalau LPG masih kita impor, tapi CNG kita masih sangat banyak, sangat-sangat banyak," katanya.
Ia mengatakan pemanfaatan CNG telah berjalan di Jawa Tengah dan diharapkan dapat diperluas ke berbagai daerah karena sumber dayanya tersedia di hampir seluruh Indonesia.
Selain sektor migas, Prabowo mengungkapkan adanya temuan cadangan emas dan mineral di pegunungan Papua berdasarkan laporan terbaru dari tim ekspedisi ilmiah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama sejumlah perguruan tinggi dengan dukungan TNI.
"Saya baru dapat laporan, tim dari BRIN dengan beberapa universitas dibantu TNI menemukan cadangan emas dan cadangan mineral-mineral yang sangat besar," ujarnya.
Prabowo menilai kekayaan sumber daya alam tersebut menjadi modal penting bagi pembangunan nasional. Namun, menurut dia, manfaatnya hanya dapat dirasakan masyarakat apabila pengelolaan dilakukan secara baik dan terbebas dari praktik korupsi maupun penyelundupan.
"Kita harus hentikan korupsi, harus kita hentikan penyelundupan, harus kita hentikan narkotika, harus kita hentikan judi online," katanya.
Penemuan cadangan gas di kawasan Andaman menambah daftar potensi migas strategis Indonesia. Sebelumnya, kawasan lepas pantai Aceh telah menjadi lokasi sejumlah penemuan gas besar yang dinilai berpotensi mendukung kebutuhan energi nasional dan meningkatkan investasi di sektor hulu migas.
Baca Juga:
