Khitan Massal Aceh Timur Sasar 118 Anak, Pemkab Janji Perluas Program ke Tiga Wilayah
Pemkab Aceh Timur berencana menggelar khitan massal di wilayah timur, tengah, dan barat agar lebih mudah dijangkau masyarakat.
ACEH TIMUR – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur menggelar khitan massal bagi 118 anak dari 19 kecamatan. Tahun depan, program tersebut direncanakan diperluas ke tiga wilayah layanan agar masyarakat tidak lagi harus datang ke ibu kota kabupaten.
Kegiatan yang berlangsung di GOR Idi Sport Center, Senin, 27 Juli 2026, diselenggarakan melalui Baitul Mal Kabupaten Aceh Timur sebagai bagian dari program bantuan sosial bagi keluarga kurang mampu.
Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky mengatakan pelaksanaan khitan massal sempat tertunda karena banjir yang melanda sejumlah wilayah di kabupaten itu.
"Program ini sebenarnya sudah lama kami rencanakan, namun karena daerah kita dilanda bencana banjir, pelaksanaannya baru dapat dilakukan hari ini," kata Al-Farlaky.
Sebanyak 118 peserta berasal dari 19 kecamatan dan telah didata melalui aplikasi Sistem Informasi Zakat, Infak, dan Sedekah (SiAZIS). Jumlah peserta tahun ini disesuaikan dengan kemampuan penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola Baitul Mal.
Menurut Al-Farlaky, pemerintah daerah akan menambah kuota peserta apabila penghimpunan dana meningkat.
"Insya Allah ke depan, apabila dana yang terhimpun semakin besar, jumlah peserta juga akan kita tambah sehingga dapat menjangkau seluruh kecamatan di Kabupaten Aceh Timur," ujarnya.
Ia juga mengungkapkan rencana mengubah pola pelaksanaan khitan massal. Jika selama ini dipusatkan di Idi, kegiatan berikutnya akan dibagi ke tiga kawasan, yakni wilayah timur, tengah, dan barat Aceh Timur.
Langkah itu diharapkan dapat memudahkan akses masyarakat sekaligus mengurangi biaya dan waktu perjalanan peserta.
"Nantinya kita akan mempertimbangkan pelaksanaan di tiga titik, yakni wilayah timur, tengah, dan barat Aceh Timur. Tujuannya untuk memudahkan mobilitas masyarakat sehingga anak-anak tidak perlu menempuh perjalanan yang terlalu jauh," kata Al-Farlaky.
Setiap peserta memperoleh santunan Rp250 ribu dari Baitul Mal Kabupaten Aceh Timur serta tambahan Rp150 ribu dari Bank Syariah Indonesia (BSI), sehingga total bantuan mencapai Rp400 ribu per anak.
Selain bantuan uang, peserta juga menerima bingkisan dari Bank Aceh dan BSI yang mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
Kepala Sekretariat Baitul Mal Kabupaten Aceh Timur Mursal Edi mengatakan seluruh peserta telah melalui proses pendataan dan verifikasi sebelum mengikuti khitan massal.
Al-Farlaky berharap program tersebut dapat terus berlanjut sebagai bagian dari pelayanan sosial pemerintah daerah sekaligus membantu meringankan beban ekonomi masyarakat. Ia juga mengingatkan bahwa metode khitan saat ini telah berkembang sehingga lebih aman dan nyaman dibandingkan sebelumnya.
Baca Juga:
