Kemenhaj: Keluarga Jemaah Haji yang Wafat Bisa Ajukan Klaim Asuransi hingga Rp87,4 Juta
Kementerian Haji dan Umrah menyatakan akan membantu proses klaim asuransi bagi keluarga jemaah haji yang wafat di Arab Saudi.
![]() |
| Menteri Haji dan Umrah Moch. Irfan Yusuf |
JAKARTA - Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, mengatakan keluarga jemaah haji yang meninggal dunia selama penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 dapat mengajukan klaim asuransi jiwa. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) akan mendampingi proses pengajuan klaim tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Irfan dalam konferensi pers di Asrama Haji Surabaya, Jawa Timur, yang disiarkan secara daring, Rabu (1/7/2026), setelah seluruh jemaah haji Indonesia kembali ke Tanah Air.
Menurut Irfan, hingga akhir penyelenggaraan haji tahun ini tercatat 367 jemaah dan satu petugas haji meninggal dunia di Arab Saudi. Ia menyebut jumlah tersebut lebih rendah dibandingkan penyelenggaraan haji pada tahun-tahun sebelumnya.
"Kami akan terus berupaya menekan angka kematian jemaah dari waktu ke waktu," kata Irfan.
Ia menjelaskan, ahli waris dapat mengajukan klaim asuransi jiwa dengan pendampingan dari Kemenhaj. Dana pertanggungan akan dibayarkan langsung oleh perusahaan asuransi kepada keluarga jemaah yang berhak.
"Keluarga bisa mengajukan klaim asuransi jiwa yang akan kami bantu juga. Nilai pertanggungannya sebesar BPIH dan akan langsung dikirimkan oleh perusahaan asuransi masing-masing kepada keluarga jemaah," ujar Irfan.
Berdasarkan data Kemenhaj, rata-rata Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2026/1447 Hijriah sebesar Rp87,4 juta. Dari jumlah tersebut, jemaah membayar Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) sekitar Rp54,19 juta, sedangkan sisanya ditutup melalui nilai manfaat dana haji yang dikelola Badan Pengelola Keuangan Haji.
Irfan mengatakan Kemenhaj akan membantu keluarga menyiapkan dokumen yang diperlukan agar proses klaim dapat berjalan sesuai ketentuan.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga jemaah maupun petugas haji yang meninggal dunia selama penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.
"Bagi jemaah yang wafat, tentu kami doakan semoga menjadi husnul khatimah," kata Irfan.
Baca Juga:
