SWIPE UP TO READ

Jembatan Perintis Garuda di Aceh Tengah Hampir Rampung, Akses Warga Linge Segera Normal

Progres pembangunan Jembatan Perintis Garuda telah mencapai 53 persen dan ditargetkan selesai 15 Juli untuk memulihkan akses warga.
Foto: dok. Kemendagri

TAKENGON - Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, terus dikebut sebagai bagian dari pemulihan infrastruktur pascabencana hidrometeorologi. Hingga awal Juli 2026, progres pembangunan telah mencapai 53 persen dan ditargetkan rampung pada pertengahan bulan ini.

Jembatan tersebut dibangun untuk menggantikan akses darurat yang selama ini menghubungkan Desa Reje Payung dan Desa Jamat. Sebelumnya, jalur penghubung kedua desa terputus akibat bencana sehingga mengganggu aktivitas warga, mulai dari akses pendidikan, distribusi hasil pertanian, hingga mobilitas sehari-hari.

Saat masa tanggap darurat, personel Kodim 0106/Aceh Tengah bersama relawan dan masyarakat sempat membangun jembatan sementara agar aktivitas warga tetap berjalan. Namun, tingginya debit sungai saat musim hujan membuat jembatan darurat itu beberapa kali hanyut sehingga diperlukan infrastruktur yang lebih permanen.

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda dimulai pada April 2026 dengan melibatkan personel Kodim 0106/Aceh Tengah, jajaran Koramil, 25 prajurit Yonif TP, tenaga teknis Zidam, serta dukungan masyarakat setempat.

Komandan Koramil 05 Kodim 0106/Aceh Tengah Letnan Satu Infanteri Mukhlis mengatakan pekerjaan konstruksi masih berjalan sesuai jadwal.

"Saat ini progres pembangunan sudah mencapai 53 persen. Kami menargetkan pekerjaan selesai dalam sekitar 10 hari ke depan atau pada 15 Juli," kata Mukhlis dalam keterangannya, Ahad, 5 Juli 2026.

Menurut Mukhlis, keberadaan jembatan permanen itu akan mengembalikan konektivitas masyarakat di Kecamatan Linge sekaligus memperlancar akses menuju sekolah, lahan pertanian, dan pusat aktivitas ekonomi warga.

Selain meningkatkan mobilitas, jembatan baru tersebut juga diharapkan lebih tangguh menghadapi cuaca ekstrem sehingga risiko terputusnya akses akibat banjir dapat diminimalkan.

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda menjadi salah satu proyek rehabilitasi pascabencana di Aceh Tengah yang difokuskan pada pemulihan akses transportasi sekaligus mendukung percepatan aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah terdampak.
Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Jembatan Perintis Garuda di Aceh Tengah Hampir Rampung, Akses Warga Linge Segera Normal
  • Jembatan Perintis Garuda di Aceh Tengah Hampir Rampung, Akses Warga Linge Segera Normal
  • Jembatan Perintis Garuda di Aceh Tengah Hampir Rampung, Akses Warga Linge Segera Normal
  • Jembatan Perintis Garuda di Aceh Tengah Hampir Rampung, Akses Warga Linge Segera Normal
  • Jembatan Perintis Garuda di Aceh Tengah Hampir Rampung, Akses Warga Linge Segera Normal
  • Jembatan Perintis Garuda di Aceh Tengah Hampir Rampung, Akses Warga Linge Segera Normal