SWIPE UP TO READ

Jembatan Garuda di Aceh Tengah Rampung 82 Persen, Akses Dua Kampung Segera Pulih

Jembatan sepanjang 110 meter di Kecamatan Linge ditargetkan segera rampung untuk memulihkan akses warga dan sekolah yang sempat terputus.
Proses pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap II yang dilakukan oleh personel TNI di Reje Payung, Kecamatan Linge, Aceh Tengah.

TAKENGON - Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III di Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, telah mencapai lebih dari 82 persen. Infrastruktur yang dibangun untuk memulihkan akses transportasi pascabencana hidrometeorologi itu ditargetkan segera rampung agar mobilitas masyarakat kembali normal.

Berdasarkan laporan Posko Wilayah Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Aceh per 25 Juli 2026, pekerjaan saat ini difokuskan pada pemasangan papan lantai dan pengencangan tiang hanger. Tahap tersebut dikerjakan personel Kodim 0106/Aceh Tengah sebelum memasuki penyelesaian akhir.

Jembatan gantung sepanjang 110 meter dengan lebar 1,2 meter itu melintasi Sungai Jamboaye dan menghubungkan Kampung Reje Payung dengan Kampung Jamat. Jembatan dirancang mampu menahan beban hingga satu ton dan menjadi jalur utama bagi aktivitas masyarakat di Kecamatan Linge.

Kepala Posko Wilayah PRR Aceh yang juga Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri, Safrizal Z.A., mengatakan pembangunan jembatan menjadi bagian dari percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh.

"TNI, Polri, kementerian dan lembaga, elemen sipil, serta donatur swasta terus bekerja sama mempercepat pemulihan di Aceh. Kami mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat, termasuk tim yang membangun Jembatan Perintis Garuda di Linge," kata Safrizal, Ahad, 26 Juli 2026.

Menurut dia, keberadaan jembatan akan memulihkan akses transportasi warga sekaligus memperlancar aktivitas ekonomi dan pelayanan dasar di kawasan tersebut.

Jembatan itu juga diharapkan mengakhiri kendala yang dialami siswa SD Negeri 10 Linge. Selama jalur penghubung terputus akibat bencana, kegiatan belajar mengajar berlangsung di dua lokasi, yakni sekolah induk dan tenda darurat di seberang sungai.

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda melibatkan tiga personel Koramil 05/Linge, 12 personel Batalyon Teritorial Pembangunan 854/Dharma Kersaka, satu personel asistensi Zeni Kodam Iskandar Muda, serta tiga warga setempat yang bergotong royong di lokasi.

Safrizal juga mengapresiasi keterlibatan masyarakat yang membantu proses pembangunan.

"Terima kasih kepada para personel TNI dan masyarakat yang bekerja keras mempercepat penyelesaian jembatan ini," ujarnya.

Pemerintah menargetkan Jembatan Perintis Garuda Tahap III selesai dalam waktu dekat sehingga akses warga Kampung Reje Payung dan Kampung Jamat yang sempat terputus akibat bencana dapat kembali berfungsi normal.

Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Jembatan Garuda di Aceh Tengah Rampung 82 Persen, Akses Dua Kampung Segera Pulih
  • Jembatan Garuda di Aceh Tengah Rampung 82 Persen, Akses Dua Kampung Segera Pulih
  • Jembatan Garuda di Aceh Tengah Rampung 82 Persen, Akses Dua Kampung Segera Pulih
  • Jembatan Garuda di Aceh Tengah Rampung 82 Persen, Akses Dua Kampung Segera Pulih
  • Jembatan Garuda di Aceh Tengah Rampung 82 Persen, Akses Dua Kampung Segera Pulih
  • Jembatan Garuda di Aceh Tengah Rampung 82 Persen, Akses Dua Kampung Segera Pulih