Harga Emas di Banda Aceh Bertahan Tinggi Pasca Idul Adha, Tembus Rp7,96 Juta per Mayam
BANDA ACEH – Harga emas perhiasan di Banda Aceh masih bertahan pada level tinggi setelah Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap logam mulia sebagai instrumen investasi maupun simpanan nilai masih cukup kuat di tengah dinamika ekonomi global.
Berdasarkan pantauan di Toko Emas Bina Nusa, Banda Aceh, Selasa (2/6/2026) harga emas perhiasan pada awal pekan ini tercatat mencapai Rp7.960.000 per mayam. Harga tersebut belum termasuk ongkos pembuatan perhiasan yang dikenakan kepada konsumen.
Biaya pembuatan atau ongkos kerja bervariasi, mulai dari Rp100 ribu hingga Rp200 ribu per mayam. Besaran ongkos tersebut ditentukan oleh tingkat kerumitan desain dan proses pengerjaan perhiasan yang dipesan pelanggan.
Tingginya harga emas perhiasan di Aceh sejalan dengan pergerakan harga emas batangan yang juga masih berada pada tren kuat. Untuk emas logam mulia (LM), harga jual tercatat sebesar Rp2.510.000 per gram. Sementara harga beli kembali atau buyback berada di kisaran Rp2.440.000 per gram.
Adapun emas lokal diperdagangkan pada harga Rp2.400.000 per gram, dengan harga beli kembali sebesar Rp2.340.000 per gram.
Pedagang emas menilai harga yang masih bertahan tinggi dipengaruhi oleh sejumlah faktor, mulai dari pergerakan harga emas dunia, nilai tukar mata uang, hingga tingginya permintaan masyarakat terhadap aset yang dianggap aman di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Di Aceh, emas memiliki posisi tersendiri dalam kehidupan masyarakat. Selain menjadi instrumen investasi, emas juga kerap digunakan sebagai tabungan keluarga, mahar pernikahan, hingga aset yang mudah dicairkan ketika membutuhkan dana mendesak.
Meski demikian, pelaku usaha mengingatkan masyarakat agar terus memantau perkembangan pasar sebelum melakukan transaksi. Harga emas bersifat fluktuatif dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti dinamika perdagangan logam mulia di pasar internasional maupun nasional.
Pihak Toko Emas Bina Nusa juga mengingatkan bahwa harga yang berlaku saat ini dapat mengalami penyesuaian sesuai perkembangan pasar. Karena itu, calon pembeli maupun investor disarankan untuk selalu memperbarui informasi harga sebelum melakukan pembelian atau penjualan emas.
Dengan harga yang masih bertahan mendekati Rp8 juta per mayam, emas tetap menjadi salah satu instrumen investasi yang menarik bagi masyarakat Aceh, terutama bagi mereka yang mengutamakan keamanan nilai aset dalam jangka panjang.
Baca Juga:
