Aceh Utara Siapkan Tenaga Konstruksi Bersertifikat, Fokus pada Standar Keselamatan Kerja
LHOKSEUMAWE — Pemerintah Kabupaten Aceh Utara mendorong peningkatan kompetensi tenaga kerja konstruksi melalui pelatihan dan fasilitasi uji kompetensi jenjang 6 subklasifikasi keselamatan konstruksi yang digelar di Gedung TDC Politeknik Negeri Lhokseumawe, Senin, 22 Juni 2026.
Pelatihan yang menggunakan metode blended learning tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor konstruksi, khususnya dalam penerapan standar keselamatan kerja.
Wakil Bupati Aceh Utara Tarmizi mengatakan kebutuhan terhadap tenaga kerja konstruksi yang kompeten semakin penting seiring meningkatnya pembangunan infrastruktur. Menurut dia, aspek keselamatan kerja harus menjadi perhatian utama dalam setiap proyek konstruksi.
Kegiatan itu diikuti tenaga kerja konstruksi dari Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe. Selain pelatihan, peserta juga menjalani proses uji kompetensi untuk memperoleh sertifikasi sesuai jenjang kualifikasi yang diikuti.
Pelaksanaan program tersebut berada di bawah koordinasi Balai Jasa Konstruksi Wilayah I Banda Aceh dengan melibatkan instruktur dan asesor kompetensi di bidang konstruksi.
Pemerintah daerah berharap pelatihan dan sertifikasi tersebut dapat menghasilkan tenaga kerja yang tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga memahami penerapan standar keselamatan kerja secara menyeluruh. Kompetensi tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kualitas pekerjaan konstruksi sekaligus menekan risiko kecelakaan kerja di lapangan.
Baca Juga:
