Aceh Utara Gelar Pawai Ta'aruf dan Bazar Gratis Sambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah
LHOKSUKON – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara mematangkan persiapan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah yang akan dipusatkan di Lapangan Upacara Kantor Bupati Aceh Utara, Landing, Lhoksukon, Selasa, 16 Juni 2026. Sejumlah kegiatan telah disiapkan, mulai dari Pawai Ta'aruf hingga bazar makanan ringan gratis bagi masyarakat.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat finalisasi pelaksanaan Hari Besar Islam yang berlangsung di Oproom Setdakab Aceh Utara. Pemerintah daerah memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, aman, dan mampu menjadi sarana syiar Islam bagi masyarakat.
Bupati Aceh Utara Ismail A. Jalil atau Ayahwa meminta seluruh organisasi perangkat daerah, camat, dan instansi terkait menjaga komitmen bersama dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Menurut dia, setiap instansi harus memastikan kesiapan tim masing-masing agar seluruh rangkaian acara dapat terlaksana sesuai rencana.
Berdasarkan laporan tim teknis yang dikoordinasikan Pelaksana Harian Asisten III Fauzi, Asisten II M. Nasir, serta Sekretaris Dinas Syariat Islam Armia, persiapan infrastruktur dan koordinasi lintas instansi telah memasuki tahap akhir.
Puncak peringatan Tahun Baru Islam dijadwalkan dimulai pukul 07.00 WIB dengan registrasi dan pengumpulan peserta. Selanjutnya, Pawai Ta'aruf akan dilepas pada pukul 08.00 WIB dengan rute yang telah ditetapkan panitia. Pawai tersebut akan melibatkan mobil hias dari berbagai instansi pemerintah dan lembaga yang berpartisipasi.
Selain pawai, pemerintah daerah juga menyiapkan bazar makanan ringan gratis untuk masyarakat. Sebanyak 48 stan dipastikan ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Peserta bazar berasal dari berbagai organisasi perangkat daerah, badan usaha milik negara, dan badan usaha milik daerah yang beroperasi di Aceh Utara.
Panitia juga menyiapkan penilaian terhadap kreativitas stan bazar dan mobil hias yang ditampilkan peserta. Bupati Aceh Utara dijadwalkan meninjau langsung seluruh stan dan kendaraan hias sebelum menentukan peserta terbaik.
Untuk mendukung keseragaman pelaksanaan kegiatan, pemerintah daerah mengeluarkan ketentuan khusus mengenai busana peserta. Seluruh aparatur sipil negara di lingkungan pemerintah kabupaten diwajibkan mengenakan pakaian putih bernuansa Islami.
Sementara itu, unsur Dinas Pendidikan Dayah, pimpinan dayah, serta jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bersama para kepala sekolah diminta mengenakan jubah putih dan sorban selama mengikuti kegiatan.
Pemerintah Kabupaten Aceh Utara berharap peringatan Tahun Baru Islam tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah mengajak seluruh masyarakat untuk turut hadir dan berpartisipasi dalam menyemarakkan pergantian tahun Hijriah. Selain menjadi sarana syiar Islam, kegiatan itu diharapkan dapat mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat dalam suasana kebersamaan.
Baca Juga: