Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pertamina Temukan Potensi Cadangan 11 Miliar Barel Minyak Nonkonvensional

PT Pertamina EP Pangkalan Susu Field, bagian dari Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 1 akan melakukan pengeboran di sejumlah sumur baru di Desa Hamparan Perak Kabupaten Deliserdang dalam waktu dekat. 

JAKARTA - Di tengah tren penurunan produksi migas nasional dan makin sulitnya menemukan sumber energi murah, PT Pertamina (Persero) mengumumkan temuan baru yang disebut berpotensi mengubah peta energi nasional. Perusahaan pelat merah itu mengungkap adanya potensi cadangan minyak nonkonvensional yang diperkirakan mencapai 11 miliar barrel oil in place.

Temuan tersebut disampaikan Wakil Direktur Utama Pertamina Oki Muraza dalam forum Indonesian Petroleum Association Convention and Exhibition 2026 di ICE BSD City, Tangerang, Rabu, 20 Mei 2026.

Bagi industri energi, angka 11 miliar barel bukan sekadar statistik. Di tengah menurunnya produksi dari lapangan-lapangan tua dan semakin mahalnya biaya eksplorasi, sumber daya nonkonvensional mulai dipandang sebagai harapan baru menjaga ketahanan energi nasional.

“Kabar baiknya, baru-baru ini kami memiliki 11 miliar barel cadangan minyak di tempat untuk sumber daya nonkonvensional,” kata Oki dalam sesi diskusi.

Ia menjelaskan, sumber daya migas nonkonvensional menjadi salah satu peluang utama di era ketika easy energy atau energi yang mudah ditemukan dan murah dieksplorasi mulai berakhir.

Menurut Oki, eksplorasi sumber daya nonkonvensional akan membuka ruang besar bagi investor, insinyur, hingga regulator untuk mengembangkan industri energi berbasis teknologi dan inovasi.

Berbeda dengan cadangan konvensional, migas nonkonvensional umumnya berada pada formasi batuan yang lebih kompleks sehingga membutuhkan teknologi dan biaya produksi yang lebih tinggi. Karena itu, pengembangannya sangat bergantung pada kesiapan ekosistem industri dan dukungan kebijakan fiskal.

Pertamina, kata Oki, kini tengah mendorong pembahasan berbagai insentif fiskal bersama pemerintah agar pengembangan migas nonkonvensional dapat lebih menarik secara ekonomi.

Selain itu, perusahaan juga membuka peluang kolaborasi dengan mitra strategis dan perusahaan jasa energi global untuk mempercepat pengembangan teknologi eksplorasi dan produksi.

“Yang paling penting adalah membangun ekosistem industrinya,” ujar Oki.

Selain menggarap sumber daya nonkonvensional, Pertamina juga berupaya meningkatkan produksi dari lapangan-lapangan tua atau mature fields melalui penerapan teknologi enhanced oil recovery (EOR).

Teknologi tersebut digunakan untuk meningkatkan produksi minyak dari sumur yang produksinya mulai menurun melalui berbagai metode injeksi dan rekayasa kimia.

Oki mencontohkan pengembangan teknologi chemical EOR di Lapangan Minas yang dinilai menjadi salah satu proyek penting dalam menjaga produksi migas nasional.

Menurut dia, Lapangan Minas masih menyimpan potensi besar yang belum sepenuhnya diproduksikan.

“Kami masih memiliki sekitar 4 miliar barel di lapangan Minas. Ini juga menjadi pekerjaan rumah kami,” katanya.

Pernyataan Pertamina itu muncul di tengah tantangan besar sektor energi Indonesia. Produksi minyak nasional terus mengalami tren penurunan dalam beberapa tahun terakhir, sementara kebutuhan energi domestik terus meningkat.

Kondisi tersebut membuat Indonesia semakin bergantung pada impor minyak untuk memenuhi konsumsi dalam negeri. Pemerintah dan pelaku industri kini mulai mencari sumber produksi baru, termasuk dari sumber daya nonkonvensional yang sebelumnya belum banyak dikembangkan.

Namun pengembangan migas nonkonvensional juga bukan tanpa tantangan. Selain membutuhkan investasi besar dan teknologi tinggi, proyek semacam ini memerlukan kepastian regulasi serta dukungan fiskal agar layak secara komersial.

Di tengah transisi energi global menuju energi bersih, temuan cadangan baru itu menunjukkan bahwa minyak masih akan memainkan peran penting dalam perekonomian Indonesia untuk waktu yang belum singkat.

Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Pertamina Temukan Potensi Cadangan 11 Miliar Barel Minyak Nonkonvensional
  • Pertamina Temukan Potensi Cadangan 11 Miliar Barel Minyak Nonkonvensional
  • Pertamina Temukan Potensi Cadangan 11 Miliar Barel Minyak Nonkonvensional
  • Pertamina Temukan Potensi Cadangan 11 Miliar Barel Minyak Nonkonvensional
  • Pertamina Temukan Potensi Cadangan 11 Miliar Barel Minyak Nonkonvensional
  • Pertamina Temukan Potensi Cadangan 11 Miliar Barel Minyak Nonkonvensional