Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perahu Wisata Terbalik di Perairan Ujung Pancu, Delapan Penumpang Selamat

Basarnas evakuasi korban boat terbalik di Perairan Ujong Pancu, Aceh Besar, Jumat (15/5) sore. Foto: Basarnas Banda Aceh

ACEH BESAR - Angin kencang yang berembus di perairan Ujung Pancu, Kabupaten Aceh Besar, Senin sore, 18 Mei 2026, mendadak mengubah perjalanan wisata menjadi kepanikan. Sebuah perahu yang membawa wisatawan menuju Pulau Tuan terbalik setelah dihantam cuaca buruk di tengah laut.

Delapan orang yang berada di atas perahu itu berhasil diselamatkan dalam operasi evakuasi yang dilakukan tim Basarnas Banda Aceh bersama aparat keamanan dan nelayan setempat.

Kepala Basarnas Banda Aceh, Ibnu Harris Al Hussain, mengatakan informasi mengenai kecelakaan laut tersebut diterima pihaknya sekitar pukul 17.20 WIB dari Panglima Laot Ulee Lheue.

“Berdasarkan informasi tersebut, Basarnas Banda Aceh mengerahkan tim ke lokasi. Semua korban atau delapan orang dalam insiden tersebut selamat,” kata Ibnu Harris.

Menurut dia, korban terdiri atas tujuh wisatawan dan seorang pawang perahu. Dari tujuh wisatawan tersebut, lima di antaranya orang dewasa, sementara dua lainnya merupakan anak-anak berusia enam dan delapan tahun.

Perahu wisata itu sebelumnya berangkat menuju Pulau Tuan di kawasan perairan Ujung Pancu, Kecamatan Peukan Bada. Namun di tengah perjalanan, cuaca di laut berubah cepat.

Angin kencang menghantam perahu hingga menyebabkan kapal kecil tersebut terbalik. Seluruh penumpang dan awak perahu sempat terdampar di pulau sekitar lokasi kejadian sambil menunggu bantuan datang.

Setelah menerima laporan, Basarnas Banda Aceh langsung mengerahkan tim penyelamat lengkap dengan sarana pencarian dan pertolongan. Satu unit mobil operasional dan perahu karet jenis landing craft rubber diterjunkan menuju lokasi.

Operasi evakuasi turut melibatkan personel Polri, TNI, Satuan Tugas SAR Banda Aceh, nelayan, serta masyarakat sekitar pesisir Ujung Pancu.

Sesampainya di lokasi, tim SAR langsung mengevakuasi korban menggunakan perahu karet dan bantuan perahu nelayan.

“Selanjutnya, seluruh korban selamat dibawa menuju Pelabuhan Ulee Lheue, Kota Banda Aceh,” ujar Ibnu Harris.

Insiden tersebut kembali menunjukkan tingginya risiko aktivitas wisata laut di perairan barat Aceh yang kerap dipengaruhi perubahan cuaca secara cepat. Kawasan Ujung Pancu dan pulau-pulau kecil di sekitarnya selama ini menjadi salah satu tujuan wisata bahari favorit masyarakat lokal maupun wisatawan.

Namun, kondisi gelombang dan angin di kawasan itu dapat berubah dalam waktu singkat, terutama pada sore hingga malam hari.

Hingga Senin malam, seluruh korban dilaporkan dalam kondisi selamat. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Perahu Wisata Terbalik di Perairan Ujung Pancu, Delapan Penumpang Selamat
  • Perahu Wisata Terbalik di Perairan Ujung Pancu, Delapan Penumpang Selamat
  • Perahu Wisata Terbalik di Perairan Ujung Pancu, Delapan Penumpang Selamat
  • Perahu Wisata Terbalik di Perairan Ujung Pancu, Delapan Penumpang Selamat
  • Perahu Wisata Terbalik di Perairan Ujung Pancu, Delapan Penumpang Selamat
  • Perahu Wisata Terbalik di Perairan Ujung Pancu, Delapan Penumpang Selamat