Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pasar Minyak Tenang Setelah Trump Batalkan Serangan ke Iran

Harga minyak dunia terkoreksi seiring dengan langkah Presiden AS Donald Trump menunda menyerang Iran.
Foto AI

JAKARTA - Pasar minyak dunia bergerak turun setelah ketegangan geopolitik di Timur Tengah sedikit mereda. Pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menunda rencana serangan militer terhadap Iran membuat kekhawatiran pelaku pasar atas gangguan pasokan minyak mulai surut.

Pada perdagangan Selasa, 20 Mei 2026, harga minyak mentah jenis Brent untuk pengiriman Juli tercatat turun 2,13 persen ke level US$109,71 per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juni melemah 1,16 persen menjadi US$107,40 per barel.

Penurunan harga terjadi setelah Trump mengumumkan bahwa pemerintah Amerika Serikat menangguhkan rencana serangan terhadap Iran. Keputusan itu, kata dia, diambil setelah adanya permintaan dari para pemimpin Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.

Pernyataan tersebut disampaikan Trump pada Senin waktu setempat melalui platform media sosialnya, Truth Social. Sebelumnya, tidak banyak sinyal yang menunjukkan Washington tengah bersiap melancarkan operasi militer dalam waktu dekat terhadap Teheran.

Langkah Trump itu meredakan kekhawatiran pasar atas kemungkinan pecahnya kembali konflik terbuka di kawasan Teluk. Pelaku pasar sebelumnya cemas eskalasi konflik dapat mengganggu distribusi minyak global, terutama melalui Selat Hormuz yang menjadi jalur utama pengiriman energi dunia.

Ketegangan meningkat setelah Trump memberi pernyataan samar kepada media Amerika bahwa Iran mengetahui “apa yang akan segera terjadi”. Pernyataan itu memicu spekulasi bahwa Washington tengah menyiapkan langkah militer baru.

Laporan media Axios menyebut Gedung Putih sempat mempertimbangkan opsi serangan setelah proposal terbaru Iran dalam perundingan diplomatik dinilai belum memenuhi harapan pemerintah Amerika Serikat.

Namun, dalam acara di Gedung Putih pada Senin malam waktu setempat, Trump mengatakan rencana serangan itu untuk sementara ditunda.

“Saya menundanya untuk sementara waktu, mudah-mudahan selamanya, tetapi mungkin hanya sementara,” ujar Trump.

Ia menyebut keputusan tersebut diambil setelah berlangsung pembicaraan besar dengan Iran. Meski demikian, Trump tidak menjelaskan detail komunikasi ataupun perkembangan diplomatik terbaru antara kedua negara.

Penundaan serangan dinilai penting karena konflik baru di kawasan berpotensi mengakhiri gencatan senjata rapuh yang tercapai pada 8 April lalu. Situasi di Timur Tengah sebelumnya telah membuat pasar energi global bergerak sangat sensitif terhadap setiap perkembangan politik dan militer.

Lembaga keuangan ING menilai pasar minyak masih tetap dibayangi risiko gangguan pasokan berkepanjangan. Dalam analisisnya, ING menyebut arus distribusi energi di kawasan Teluk belum sepenuhnya pulih.

Beberapa aktivitas pelayaran melalui Selat Hormuz memang mulai kembali berjalan. Sejumlah kapal tanker minyak mentah dilaporkan kembali melintas, termasuk pengiriman minyak Irak menuju Vietnam.

Namun, volume distribusi dinilai masih jauh di bawah kondisi normal. Situasi tersebut membuat pasar tetap berhati-hati karena gangguan pasokan dapat kembali terjadi sewaktu-waktu.

“Gangguan pasokan yang terus berlangsung membuat pasar sangat bergantung pada persediaan dan pasokan alternatif,” tulis analis ING.

Selain faktor Timur Tengah, pasar juga menaruh perhatian pada hubungan dagang antara Amerika Serikat dan China. Harapan bahwa Beijing dapat membantu membuka ruang diplomasi baru dalam pembicaraan antara Trump dan Presiden China Xi Jinping sejauh ini belum menunjukkan hasil signifikan.

Di tengah ketidakpastian itu, pasar minyak kini bergerak di antara dua tekanan besar: ancaman geopolitik yang sewaktu-waktu dapat mengganggu pasokan dan kekhawatiran perlambatan ekonomi global yang menekan permintaan energi.

Bagi pelaku pasar, satu pernyataan politik dari Washington kini cukup untuk menggerakkan harga minyak dunia dalam hitungan jam.

Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Pasar Minyak Tenang Setelah Trump Batalkan Serangan ke Iran
  • Pasar Minyak Tenang Setelah Trump Batalkan Serangan ke Iran
  • Pasar Minyak Tenang Setelah Trump Batalkan Serangan ke Iran
  • Pasar Minyak Tenang Setelah Trump Batalkan Serangan ke Iran
  • Pasar Minyak Tenang Setelah Trump Batalkan Serangan ke Iran
  • Pasar Minyak Tenang Setelah Trump Batalkan Serangan ke Iran