Brimob Polda Aceh Tanggap Padamkan Kebakaran di Lhokseumawe
0 menit baca
LHOKSEUMAWE- Respons cepat dan terukur ditunjukkan personel Satuan Brimob Polda Aceh saat kebakaran melanda kawasan padat penduduk di Komplek Pardede KP3, Gampong Jawa Belakang, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Selasa (5/5/2026).
Kebakaran yang menghanguskan sejumlah rumah warga, termasuk rumah dua personel Brimob, berhasil dikendalikan berkat gerak cepat personel Staf Batalyon B bersama Kompi 1 dan Kompi 4 Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Aceh yang turun langsung ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan mencegah api merembet ke bangunan lain di sekitar permukiman.
Begitu menerima laporan, personel Brimob langsung bergerak menuju titik kebakaran dan melakukan langkah cepat penanganan darurat. Dengan mengedepankan ketangkasan, koordinasi, dan keberanian di lapangan, personel berjibaku memadamkan kobaran api yang sempat membesar di tengah kawasan hunian padat.
Upaya pemadaman dilakukan secara terpadu dengan fokus utama menyelamatkan warga, mengisolasi titik api, serta mencegah kebakaran meluas ke rumah-rumah lain di sekitar lokasi. Berkat respons sigap tersebut, api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya, sehingga potensi kerugian yang lebih besar dapat diminimalisasi.
Dalam peristiwa itu, dua rumah milik personel Brimob turut terdampak, masing-masing milik Aipda Darwin Sianturi, S.H. dan Aipda Ronald Manurung, yang merupakan personel Kompi 1 Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Aceh. Meski mengalami kerugian material, peristiwa tersebut dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa.
Komandan Satuan Brimob Polda Aceh, Kombes Pol. Zuhdi Batubara, S.I.K., M.Han., menegaskan bahwa respons cepat yang dilakukan personel di lapangan merupakan bagian dari komitmen Brimob dalam menjalankan tugas kemanusiaan dan perlindungan terhadap masyarakat.
“Setiap personel Brimob dituntut selalu siap siaga dalam menghadapi situasi darurat, baik dalam tugas pengamanan maupun dalam misi kemanusiaan. Kehadiran Brimob harus memberi rasa aman, perlindungan, dan pertolongan nyata bagi masyarakat,” ujar Zuhdi.
Ia menambahkan, kecepatan respons dalam situasi darurat menjadi bagian penting dari tugas pengabdian Brimob, terlebih ketika keselamatan warga menjadi prioritas utama yang harus segera ditangani.
Salah seorang warga setempat, Irwansyah (35), mengaku bersyukur atas kesigapan personel Brimob dalam menangani kebakaran tersebut. Menurutnya, kehadiran aparat di lokasi sangat membantu warga yang panik saat api mulai membesar.
“Brimob datang sangat cepat. Warga merasa terbantu karena api cepat dikendalikan dan tidak sempat menjalar lebih luas. Kehadiran mereka benar-benar memberi rasa aman,” katanya.
Peristiwa ini kembali menegaskan peran strategis Brimob Polda Aceh, tidak hanya dalam menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam penanganan situasi darurat dan aksi kemanusiaan.
Keberhasilan penanganan kebakaran di Lhokseumawe menjadi cerminan nyata profesionalisme, kesiapsiagaan, dan dedikasi Brimob Polda Aceh dalam menjalankan tugas negara. Di tengah situasi darurat, kehadiran Brimob bukan sekadar aparat keamanan, melainkan representasi negara yang hadir cepat, tanggap, dan berpihak pada keselamatan masyarakat.(Rel)
