BREAKING NEWS

Gus Muhaimin Serahkan 10 Tiket Umrah Untuk Ulama Aceh, Perkuat Sinergi Ulama dan Umara

BANDA ACEH- Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar, menunjukkan komitmennya terhadap ulama Aceh dengan menyerahkan 10 tiket umrah kepada para ulama kharismatik Tanah Rencong. Penyerahan ini berlangsung khidmat dalam rangkaian pengukuhan pengurus DPW PKB Aceh di Hermes Palace Hotel Banda Aceh, Selasa (31/3/2026) malam.

Didampingi Ketua DPW PKB Aceh Ruslan Daud dan Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Gus Muhaimin menyerahkan secara simbolis tiket umrah tersebut kepada tiga ulama terkemuka, yakni Syech Hasanoel Basry, Nuruzzahri, dan Anwar Usman.

Bantuan ini disebut sebagai bentuk penghormatan sekaligus kepedulian terhadap peran ulama dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan membimbing masyarakat. Dalam sambutannya, Gus Muhaimin menegaskan bahwa ulama memiliki posisi strategis sebagai pewaris nabi (al-'ulamā' waratsatul anbiyā'), sehingga hubungan antara PKB dan ulama bukan sekadar politis, melainkan ideologis.

"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas dukungan para ulama, pimpinan dayah, dan santri yang terus membersamai perjuangan PKB, khususnya di Aceh. Kebangkitan PKB Aceh tidak lepas dari peran besar para ulama," ujar Muhaimin.

Sementara itu, Abiya Anwar Kuta Krueng menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian yang diberikan. Ia menilai kedekatan Gus Muhaimin dengan ulama Aceh bukanlah hal baru, melainkan telah terjalin sejak lama.

"Beliau memang tidak bisa dipisahkan dari ulama Aceh. Kepedulian ini sangat kami rasakan," ungkapnya.

Ketua DPW PKB Aceh, Ruslan Daud, menambahkan bahwa momentum pengukuhan kepengurusan periode 2026-2031 menjadi simbol kuat kolaborasi antara ulama dan umara dalam membangun Aceh ke depan.

"Ini adalah langkah awal memperkuat sinergi antara politik dan nilai-nilai keislaman. Dengan dukungan ulama dan masyarakat, PKB Aceh akan terus hadir memperjuangkan kepentingan rakyat," tegasnya.

Selain penyerahan tiket umrah, agenda tersebut juga dirangkaikan dengan pengukuhan pengurus DPW PKB Aceh periode 2026-2031, orientasi politik, serta Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) yang menitikberatkan pada program pemberdayaan masyarakat dan strategi penguatan partai di masa mendatang.

Kehadiran langsung Gus Muhaimin bersama para ulama kharismatik menjadi energi baru bagi konsolidasi PKB di Aceh, sekaligus mempertegas peran ulama sebagai pilar penting dalam pembangunan daerah yang berlandaskan nilai-nilai keislaman.(Red)
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image