Ambulans Bantuan Presiden Perkuat Layanan Kesehatan Pidie Jaya, Bupati Tekankan Perawatan dan Kinerja
0 menit baca
PIDIE JAYA- Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya menerima satu unit ambulans untuk Puskesmas Meureudu sebagai bagian dari upaya memperkuat layanan kesehatan masyarakat, khususnya dalam penanganan kegawatdaruratan. Bantuan tersebut merupakan dukungan Presiden Republik Indonesia melalui Kementerian Kesehatan yang disalurkan dengan fasilitasi Dinas Kesehatan Kabupaten Pidie Jaya.
Penyerahan ambulans berlangsung di Aula Puskesmas Meureudu, Kecamatan Meureudu, Selasa (28/4/2026), dan menjadi langkah konkret pemerintah dalam memperluas akses layanan kesehatan yang cepat, tanggap, dan merata bagi masyarakat.
Kepala Puskesmas Meureudu, dr. Misrawati, mengatakan bantuan ambulans tersebut menjadi tonggak penting dalam peningkatan pelayanan kesehatan di wilayah kerjanya. Ia menyebutkan, selama lebih dari 13 tahun bertugas, baru kali ini Puskesmas Meureudu memperoleh armada ambulans sendiri.
“Ambulans ini bukan sekadar kendaraan operasional, tetapi sarana penyelamat jiwa yang sangat dibutuhkan untuk mendukung pelayanan cepat dan tanggap kepada masyarakat,” ujar Misrawati.
Ia menegaskan, pihaknya berkomitmen mengoperasikan ambulans tersebut secara maksimal selama 24 jam guna memastikan kebutuhan layanan rujukan dan penanganan darurat dapat terpenuhi dengan lebih baik.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pidie Jaya, Eddy Azwar, S.Kp., M.Kes, menilai pengadaan ambulans tersebut merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan mutu layanan kesehatan.
Menurutnya, penguatan sektor kesehatan tidak hanya dilakukan melalui penyediaan sarana dan prasarana, tetapi juga lewat optimalisasi berbagai program prioritas seperti pemeriksaan kesehatan gratis, percepatan penanganan stunting, serta penguatan integrasi layanan primer.
“Seluruh tenaga kesehatan harus terus meningkatkan kinerja dan hadir langsung di tengah masyarakat agar pelayanan yang diberikan benar-benar dirasakan manfaatnya,” kata Eddy.
Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, MA, S.Sos., M.E, dalam arahannya menegaskan bahwa ambulans tersebut merupakan aset negara yang harus dijaga, dirawat, dan dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan masyarakat.
Ia mengingatkan seluruh jajaran Puskesmas Meureudu agar memiliki rasa tanggung jawab bersama terhadap pemeliharaan fasilitas tersebut, sehingga dapat digunakan secara berkelanjutan dalam mendukung pelayanan kesehatan.
“Ambulans ini adalah aset negara yang harus dijaga dan dirawat dengan baik. Jangan sampai rusak karena kelalaian. Gunakan sebaik-baiknya untuk melayani masyarakat,” tegas Bupati.
Selain menekankan pentingnya perawatan fasilitas, Bupati juga mengingatkan bahwa penambahan sarana kesehatan harus diiringi dengan peningkatan disiplin, tanggung jawab, dan kualitas pelayanan tenaga kesehatan kepada masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya berharap kehadiran ambulans tersebut mampu mempercepat penanganan pasien, memperluas jangkauan layanan medis, serta menekan risiko kematian akibat keterlambatan penanganan.
Dengan dukungan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan tenaga kesehatan, pelayanan kesehatan di Pidie Jaya diharapkan semakin responsif, merata, dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat.(Red)
