10 Ulama Aceh Terima Hadiah Umrah dari Abdul Muhaimin Iskandar, Berangkat Bersama MUDI Travel
0 menit baca
BANDA ACEH- Sebanyak 10 ulama kharismatik Aceh menerima hadiah umrah dari Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa, Abdul Muhaimin Iskandar. Penyerahan dilakukan secara simbolis dalam rangkaian pengukuhan pengurus DPW PKB Aceh periode 2026–2031 di Hermes Palace Hotel Banda Aceh, Selasa (31/3/2026) malam.
Tiga ulama yang menerima secara simbolis yakni Syech Hasanoel Basry, Nuruzzahri, dan Anwar Usman. Penyerahan turut disaksikan Ketua DPW PKB Aceh Ruslan Daud serta Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah.
Ke-10 ulama tersebut dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci melalui layanan biro perjalanan umrah MUDI Travel yang berbasis di Samalanga, Kabupaten Bireuen. Pihak penyelenggara memastikan fasilitas perjalanan yang diberikan mengedepankan kenyamanan, mulai dari maskapai penerbangan hingga akomodasi hotel berbintang di Makkah dan Madinah yang berlokasi dekat dengan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.
Direktur PT MUDI Mesjid Raya Wisata Perkasa, Abina Abdul Muhaimin, menyampaikan komitmen pihaknya dalam memberikan pelayanan terbaik bagi para jamaah, khususnya para ulama yang menjadi tamu kehormatan dalam perjalanan ibadah ini. Ia menegaskan bahwa aspek kenyamanan, kebersihan, serta kualitas layanan menjadi prioritas utama agar jamaah dapat menjalankan ibadah secara khusyuk.
"Keberangkatan ini merupakan amanah sekaligus kehormatan bagi kami untuk melayani para ulama Aceh dengan pelayanan terbaik," ujarnya.
Sementara itu, Abdul Muhaimin Iskandar menyampaikan bahwa pemberian hadiah umrah ini merupakan bentuk penghormatan dan apresiasi kepada para ulama, teungku, serta santri Aceh yang selama ini berperan dalam menjaga nilai-nilai keislaman sekaligus memberikan dukungan terhadap perjuangan PKB.
Ia menegaskan, dalam tradisi Islam, ulama memiliki posisi strategis sebagai pewaris para nabi (al-'ulamā' waratsatul anbiyā'), sehingga hubungan antara ulama dan umara tidak hanya bersifat politis, tetapi juga ideologis dalam menjaga keseimbangan kehidupan bermasyarakat.
"Dukungan ulama dan santri adalah ruh perjuangan. Kebersamaan ini menjadi kekuatan moral dalam membangun masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai Islam," ujar Muhaimin.
Ucapan terima kasih juga disampaikan Anwar Usman yang menilai kepedulian Muhaimin terhadap ulama Aceh telah terjalin sejak lama. Menurutnya, hubungan tersebut mencerminkan kedekatan emosional dan komitmen dalam menjaga sinergi antara tokoh agama dan pemimpin.
Ketua DPW PKB Aceh Ruslan Daud menambahkan, momentum pengukuhan kepengurusan baru ini menjadi simbol kuat kolaborasi antara ulama dan umara di Aceh. Ia optimistis, sinergi tersebut akan memperkuat peran PKB dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.
"Ini adalah langkah awal untuk memperkuat sinergi antara politik dan nilai-nilai keislaman dalam membangun Aceh ke depan," ujarnya.
Selain penyerahan hadiah umrah, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan orientasi politik dan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) yang menitikberatkan pada penguatan program pemberdayaan masyarakat serta arah strategis partai ke depan.(Red)