Kabar Gembira: Dana Rumah Korban Banjir di Bireuen Mulai Cair, Rp18,12 Miliar Sudah Masuk Rekening Warga
0 menit baca
BIREUEN- Kabar baik bagi ribuan korban banjir dan longsor di Kabupaten Bireuen. Bantuan stimulan perumahan tahap I kini mulai mengalir ke rekening penerima, memberi harapan baru bagi warga untuk segera membangun kembali rumah mereka.
Pemerintah Kabupaten Bireuen memastikan, proses transfer dana bantuan yang telah ditetapkan melalui Keputusan Bupati Nomor 300.2.2/63 Tahun 2026 itu terus berjalan. Hingga 27 Maret 2026, sebanyak 868 rekening penerima telah menerima transfer dengan total mencapai Rp18,12 miliar.
Juru Bicara Pemkab Bireuen, Muhajir Juli, menyebutkan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari upaya percepatan pemulihan pascabencana yang menyasar 4.347 kepala keluarga (KK).
"Dana ini langsung ditransfer ke rekening masing-masing penerima. Prosesnya terus berlanjut secara bertahap," ujarnya.
Total Bantuan Capai Rp86 Miliar Lebih
Secara keseluruhan, nilai bantuan stimulan perumahan yang digelontorkan mencapai angka besar, yakni lebih dari Rp86 miliar. Rinciannya:
2.954 KK kategori rusak ringan, total Rp44,31 miliar.
1.393 KK kategori rusak sedang, total Rp41,79 miliar.
Dana ini tidak diberikan secara tunai bebas, melainkan wajib digunakan sepenuhnya untuk perbaikan atau pembangunan rumah.
Skema Pencairan Bertahap
Mengacu pada aturan dari BNPB, pencairan dilakukan dalam dua tahap:
Tahap I: 80 persen
Tahap II: 20 persen (setelah verifikasi)
Menariknya, sistem pencairan dirancang transparan dan langsung menyentuh kebutuhan riil masyarakat. Warga tidak menerima uang secara bebas, tetapi melakukan pembayaran material langsung melalui bank ke toko bangunan.
Mekanisme yang Lebih Tertib dan Transparan
Dalam praktiknya, penerima bantuan:
Menyusun kebutuhan material bersama tukang
Berbelanja bebas di toko material pilihan
Melakukan pembayaran via transfer langsung dari bank
Mengumpulkan bukti faktur sebagai pertanggungjawaban
Dengan skema ini, perputaran uang juga berdampak langsung pada ekonomi lokal, khususnya toko material dan tenaga kerja tukang di daerah.
Diawasi Tim Teknis Lintas Lembaga
Untuk memastikan dana tepat sasaran, Bupati Bireuen membentuk tim teknis lintas instansi yang melibatkan unsur pemerintah daerah, TNI, kepolisian, hingga kejaksaan.
Tim ini bertugas melakukan: Verifikasi dokumen, Pengawasan progres pembangunan, Penilaian kelayakan pencairan tahap lanjutan
Sosialisasi Segera Digelar
Pemerintah juga menjadwalkan sosialisasi teknis pencairan kepada masyarakat pada minggu kedua April 2026, agar seluruh penerima memahami prosedur dan tidak terjadi kesalahan dalam penggunaan dana.
Dengan mulai cairnya bantuan ini, roda pemulihan pascabencana di Bireuen diharapkan bergerak lebih cepat. Tidak hanya memperbaiki rumah warga, tetapi juga menghidupkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat yang sempat terhenti akibat bencana. (Muhammad S)
