BREAKING NEWS

Puasa ke-20 Ramadhan, Forum Keuchik Gandapura Perkuat Soliditas dan Bahas Arah Pembangunan Desa

BIREUEN- Memasuki puasa ke-20 Ramadhan 1447 H, Forum Keuchik Kecamatan Gandapura menggelar kegiatan silaturahmi, diskusi pembangunan desa, serta buka puasa bersama pada Selasa, 10 Maret 2026. Kegiatan yang berlangsung di Warkop Dua Putra, Simpang Leubu tersebut mengangkat tema "Saboeh Hate Sapue Pike Keu Gandapura" sebagai simbol kebersamaan dan persatuan dalam membangun desa.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para kepala desa (keuchik) dan perangkat gampong untuk memperkuat soliditas serta menyamakan persepsi dalam merumuskan arah pembangunan desa di wilayah Kecamatan Gandapura.
Ketua panitia pelaksana, M. Husen, yang juga Keuchik Gampong Paya Seupat, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut digelar sebagai upaya mempererat hubungan dan memperkuat kebersamaan para keuchik serta perangkat desa serta para elemen masyarakat di Kecamatan Gandapura.

Menurutnya, keberhasilan kegiatan tersebut tidak terlepas dari dukungan dan partisipasi seluruh pihak yang terlibat.

"Silaturahmi ini menjadi wadah untuk memperkuat persatuan para keuchik dan perangkat desa. Kebersamaan seperti ini sangat penting agar terus terjaga demi mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan di masa depan," ujar Husen.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh penting, di antaranya Kabid PMG pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Gampong, Perempuan dan Keluarga Berencana (DPMGPKB) Kabupaten Bireuen, Camat Gandapura, Ketua BKAD Gandapura, Ketua APDESI Gandapura, Wakil Pimpinan DPRK Bireuen Surya Dharma, SH, serta Ketua Komisi IV DPRK Bireuen Hidayatus Siddiq, S.Pd., M.M. dan para keuchik serta sekretaris desa dari berbagai gampong di Kecamatan Gandapura.

Acara silaturahmi dan diskusi tersebut secara resmi dibuka oleh Camat Gandapura, Azmi, S.Ag. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi inisiatif Forum Keuchik yang dinilai mampu memperkuat komunikasi dan kebersamaan antar aparatur desa.

"Kegiatan seperti ini sangat positif karena dapat mempererat hubungan dan memperkuat koordinasi antar aparatur desa. Semoga kebersamaan ini terus terjaga dan memberikan manfaat bagi pembangunan di Gandapura," ujar Azmi.

Sementara itu, Ketua BKAD Gandapura, Rijalul Fadhli, menegaskan bahwa forum tersebut juga menjadi ruang penting untuk menyamakan persepsi para keuchik, khususnya dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Gampong (APBG).

Ia menilai keseragaman pemahaman dalam pengelolaan anggaran desa sangat penting guna meminimalisir potensi kesenjangan pembangunan antar gampong.

"Dengan adanya diskusi bersama seperti ini, para keuchik dapat menyamakan persepsi dalam menyusun program pembangunan desa sehingga pelaksanaannya lebih terarah dan tepat sasaran," jelasnya.

Dalam sesi diskusi, Kabid PMG DPMGPKB Bireuen, Juliadi, SE, turut memberikan sejumlah arahan terkait pengelolaan dan pemanfaatan Dana Desa. Ia menekankan pentingnya pengelolaan dana desa secara transparan, akuntabel, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, baik Peraturan Daerah, Qanun, maupun Peraturan Desa (Perdes).

Menurutnya, setiap program pembangunan desa harus direncanakan melalui mekanisme musyawarah bersama antara pemerintah gampong dan masyarakat.
"Terkait pembangunan rumah layak huni, desa tidak diwajibkan untuk melaksanakannya apabila kemampuan anggaran tidak mencukupi. Namun jika kondisi keuangan desa memungkinkan, program tersebut dapat dilaksanakan dengan tetap mengacu pada hasil musyawarah dan ketentuan yang berlaku," jelas Juliadi.

Selain itu, diskusi juga menyoroti penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa. Ia mengingatkan agar bantuan tersebut benar-benar diberikan kepada masyarakat yang berhak serta diputuskan melalui musyawarah desa guna menghindari potensi polemik di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan silaturahmi dan diskusi tersebut, diharapkan terbangun koordinasi yang lebih kuat antar aparatur desa di Kecamatan Gandapura sekaligus menjadi ruang bertukar gagasan dalam merumuskan program pembangunan yang efektif dan berkelanjutan.

Acara kemudian ditutup dengan buka puasa bersama yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban, mencerminkan semangat kebersamaan para aparatur desa dalam membangun dan memajukan gampong di wilayah Kecamatan Gandapura.(MS)
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image