BREAKING NEWS

Jelang Idul Fitri, Warga Samuti Makmur Santuni Anak Yatim Piatu dengan Penuh Kepedulian

BIREUEN- Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah yang diperkirakan jatuh pada 20 atau 21 Maret 2026, masyarakat bersama pemuda serantau asal Gampong Samuti Makmur, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, kembali menunjukkan kepedulian sosial dengan menyantuni anak yatim piatu dan fakir miskin di desa setempat.

Kegiatan yang berlangsung pada malam ke- 27 Ramadhan, Senin (16/3/2026), menjadi momentum berbagi kebahagiaan sekaligus mempererat solidaritas antar warga. Tradisi tahunan ini terus dijaga sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap sesama, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian kita bersama.

Keuchik Gampong Samuti Makmur, Mahdi M. Saleh yang akrab disapa Mahdi Cobra, menyampaikan bahwa total donasi yang berhasil dihimpun tahun ini mencapai Rp13.500.000. Dana tersebut merupakan hasil gotong royong masyarakat, dan pemuda serantau.
"Alhamdulillah, partisipasi masyarakat tahun ini sangat baik. Ini menunjukkan bahwa semangat berbagi dan kepedulian sosial masih terus terjaga di tengah-tengah masyarakat," ujarnya.

Adapun rincian penyaluran santunan sebagai berikut:

Sebanyak 7 anak yatim menerima santunan masing-masing Rp700.000.

Sebanyak 12 anak piatu menerima santunan masing-masing Rp 600.000.

Sebanyak 4 anak fakir miskin menerima santunan masing-masing Rp 400.000.

Sementara 10 anak yang mengikuti tadarus Al-Qur'an turut mendapatkan santunan Rp 1.000.000 sebagai bentuk apresiasi atas semangat mereka dalam memakmurkan Ramadhan.

Mahdi menegaskan bahwa seluruh dana yang terkumpul disalurkan secara transparan dan tepat sasaran, dengan prioritas utama untuk anak-anak yatim piatu dan fakir miskin di Gampong Samuti Makmur.
"Kami berharap santunan ini tidak hanya membantu secara ekonomi, tetapi juga memberikan kebahagiaan dan semangat bagi anak-anak dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri," tambahnya.

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat. Selain meringankan beban penerima manfaat, kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan gotong royong yang telah menjadi budaya di tengah masyarakat Aceh.

Dengan semangat berbagi yang terus terjaga, masyarakat Samuti Makmur berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di tahun-tahun mendatang, bahkan dengan jangkauan manfaat yang lebih luas.(MS)
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image