Jelang Idul Fitri 1447 H, Warga Samuti Krueng Santuni Puluhan Anak Yatim, Donasi 2026 Meningkat
0 menit baca
BIREUEN- Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah yang diperkirakan jatuh pada 20 atau 21 Maret 2026, masyarakat Gampong Samuti Krueng, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, kembali menunjukkan kepedulian sosial dengan menyantuni anak yatim di desa setempat.
Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al-ikhsan Gampong Samuti Krueng pada malam 28 Ramadhan, Selasa (17/3/2026), menjadi momen penuh haru sekaligus wujud nyata solidaritas masyarakat. Tahun ini, jumlah donasi yang berhasil dihimpun mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Dana santunan berasal dari partisipasi kolektif masyarakat, baik yang menetap di gampong maupun yang berada di perantauan, serta dukungan para donatur. Seluruhnya diperuntukkan khusus bagi anak-anak yatim di Samuti Krueng.
Sebanyak 17 anak yatim menerima santunan dengan penuh kebahagiaan. Masing-masing anak memperoleh bantuan sebesar Rp2.110.000, dengan total dana yang terkumpul mencapai Rp35.870.000.
Tuha Peut Gampong Samuti Krueng, Tgk H. Sulaiman Masyam, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas meningkatnya kepedulian masyarakat.
"Alhamdulillah, tahun ini sedekah untuk anak yatim meningkat dari tahun sebelumnya. Ini menunjukkan bahwa kebersamaan dan kepedulian sosial masyarakat kita semakin kuat. Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik, terlebih dalam menyambut hari kemenangan yang fitrah," ujarnya.
Hal senada disampaikan Imum Syiek Gampong Samuti Krueng, Tgk Bardi, yang mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut dengan lancar dan penuh keberkahan.
Sementara itu, Keuchik Gampong Samuti Krueng, Fauzi Daud, menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan para donatur atas partisipasi dan keikhlasan mereka.
"Kami Perangkat Gampong Samuti Krueng sangat berterima kasih atas kontribusi semua pihak. Semoga setiap kebaikan yang diberikan dibalas dengan keberkahan, memudahkan rezeki, serta keselamatan iman," tuturnya.
Ketua Pemuda Gampong Samuti Krueng, Rusdi Razali, menambahkan bahwa keberhasilan kegiatan ini tidak terlepas dari keterlibatan seluruh elemen masyarakat, yang mencerminkan kuatnya nilai gotong royong di tengah kehidupan sosial warga.
Adapun rincian sumber dana meliputi perangkat gampong dan penerima bantuan sosial dari pemerintah, sebesar Rp 9.065.000, kaum ibu Rp 2.630.000, malam fitrah Rp 7.335.000, pemuda Rp 1.270.000, donatur luar Rp 15.320.000, serta kontribusi mobil potong padi sebesar Rp 250.000.
Kegiatan santunan ini tidak sekadar menjadi tradisi tahunan, tetapi juga mencerminkan nilai kemanusiaan dan kepedulian yang terus tumbuh di tengah masyarakat. Harapannya, anak-anak yatim dapat merasakan kebahagiaan yang sama dalam menyambut Idul Fitri, serta mendapatkan perhatian dan kasih sayang dari lingkungan sekitarnya.(MS)