HRD Kembali Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Banjir di Bireuen Jelang Ramadhan
0 menit baca
BIREUEN- Memasuki bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Anggota DPR RI H. Ruslan M. Daud kembali menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor di Kabupaten Bireuen, Kamis (12/2/2026).
Bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, termasuk Bireuen, dalam dua bulan terakhir menyebabkan kerusakan infrastruktur serta mengganggu aktivitas dan perekonomian warga. Sejumlah desa sebelumnya dilaporkan terendam banjir dan akses transportasi sempat terputus akibat longsor.
H. Ruslan M. Daud yang juga merupakan anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) dari Daerah Pemilihan Aceh II menyalurkan bantuan berupa beras, mie instan, minyak goreng, dan kebutuhan pokok lainnya. Bantuan tersebut didistribusikan oleh tim relawan ke sejumlah desa terdampak.
Dalam keterangan tertulisnya, Ruslan menyampaikan bahwa penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari kepedulian terhadap masyarakat yang masih dalam tahap pemulihan pascabencana.
"Momentum Ramadhan menjadi pengingat bagi kita semua untuk saling membantu, terutama saudara-saudara kita yang sedang menghadapi dampak bencana," ujarnya.
Ia juga menyebutkan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari program kepedulian sosial yang didorong oleh partai untuk membantu masyarakat di berbagai daerah terdampak bencana.
Salah seorang warga Kecamatan Peusangan, Iswandi, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterima. Menurutnya, kondisi di sejumlah titik terdampak kini mulai berangsur membaik, meskipun sebagian warga masih membutuhkan dukungan untuk pemulihan.
"Bantuan sembako ini sangat membantu kami, apalagi menjelang bulan puasa. Setidaknya bisa meringankan kebutuhan sehari-hari," kata Iswandi.
Sejumlah akses jalan dan jembatan yang sebelumnya terputus kini dilaporkan sudah dapat dilalui kembali setelah dilakukan perbaikan sementara. Pembersihan rumah warga yang terdampak lumpur juga terus dilakukan secara bertahap oleh pemerintah daerah bersama relawan.
Pemerintah daerah sebelumnya menyatakan bahwa proses pemulihan pascabencana masih berlangsung, termasuk pendataan kerusakan dan kebutuhan bantuan lanjutan bagi warga terdampak.
Dengan memasuki Ramadhan, berbagai pihak diharapkan terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi guna mempercepat pemulihan serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.(Red)