BREAKING NEWS

Bupati Bireuen Lantik 5.548 PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Komitmen Perjuangkan Kesejahteraan dan Disiplin ASN

BIREUEN- Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, resmi melantik sebanyak 5.548 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu dalam sebuah prosesi khidmat yang digelar di Lapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Cot Gapu, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, Kamis (12/2/2026).

Pelantikan tersebut menjadi momentum penting dalam penguatan kapasitas aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bireuen, sekaligus menandai komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik secara menyeluruh.

Dalam amanatnya, Bupati Mukhlis menegaskan bahwa status paruh waktu yang kini disandang para PPPK merupakan tahapan awal atau masa transisi menuju sistem kepegawaian yang lebih mapan dan berkelanjutan. Pemerintah Kabupaten Bireuen, kata dia, memahami harapan besar para PPPK terhadap peningkatan kesejahteraan.

"Kami akan terus melakukan koordinasi intensif dengan Pemerintah Pusat serta melakukan kajian fiskal secara bertahap guna membuka ruang peningkatan pendapatan PPPK paruh waktu demi masa depan keluarga yang lebih baik," ujar Mukhlis.

Ia memastikan, fokus utama pemerintah daerah ke depan adalah memperjuangkan peningkatan status dan kesejahteraan PPPK menuju skema penuh waktu, seiring dengan kemampuan keuangan daerah.

Bupati Mukhlis juga mengingatkan bahwa perubahan status sebagai PPPK harus diiringi dengan perubahan sikap, pola pikir, serta etos kerja. Menurutnya, setiap ASN wajib mengimplementasikan nilai-nilai dasar ASN Ber"akhlak, yakni berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif.

"Saya tidak ingin mendengar ada ASN PPPK yang justru menurun kinerjanya setelah menerima SK. Jadilah pribadi yang solutif, bukan menjadi bagian dari persoalan. Jadilah pelayan masyarakat yang rendah hati dan memiliki kompetensi," tegasnya.

Dengan bergabungnya 5.548 PPPK paruh waktu, Bupati Mukhlis optimistis akan terjadi lompatan signifikan dalam peningkatan mutu pelayanan publik di Bireuen. Ia berharap, kehadiran para ASN baru tersebut mampu mendorong Bireuen menjadi daerah dengan pelayanan publik tercepat dan paling transparan di Provinsi Aceh.

"Jadikan profesi ini sebagai ladang amal dan pengabdian. Bekerjalah dengan ikhlas. Doa masyarakat yang terlayani dengan baik adalah keberkahan bagi kita semua," pesannya.
Pada kesempatan itu, Bupati juga menegaskan bahwa standar kedisiplinan antara PNS dan PPPK tidak memiliki perbedaan. Evaluasi kinerja akan dilakukan secara berkala dan ketat guna memastikan setiap aparatur memberikan kontribusi nyata di unit kerja masing-masing.

"Tidak ada perbedaan standar disiplin antara PNS dan PPPK. Kinerja saudara akan terus dipantau untuk memastikan kualitas pelayanan kepada masyarakat," tutup Mukhlis.

Pelantikan ribuan PPPK ini menjadi tonggak baru dalam reformasi birokrasi di Kabupaten Bireuen, sekaligus mempertegas arah pembangunan daerah yang bertumpu pada tata kelola pemerintahan yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik.(MS)
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image