BREAKING NEWS

Forbes Relawan Mualem-Dekfad Gelar Mubeslub, Redha Rahmatillah Thogam dan KSB Resmi Diberhentikan

ACEH- Forum Bersama Relawan Mualem-Dekfad (Forbes) secara resmi dan sah menggelar Musyawarah Besar Luar Biasa (Mubeslub) pada Rabu, 21 Januari 2026. Mubeslub tersebut merupakan forum tertinggi pengambilan keputusan organisasi yang diselenggara kan berdasarkan ketentuan anggaran dan mekanisme internal yang berlaku.
‎Dalam forum tersebut, Forbes menetapkan keputusan organisasi berupa pemberhentian tetap terhadap Redha Rahmatillah Thogam bersama Sekretaris dan Bendahara dari jabatan struktural sekaligus dari keanggotaan organisasi. Keputusan ini bersifat mengikat dan berlaku sejak ditetapkan dalam forum Mubeslub.
‎Mubeslub dihadiri oleh unsur organisasi yang memiliki hak suara dan legitimasi penuh. Dari total 17 lembaga yang tergabung dalam Forbes, sebanyak 12 lembaga hadir langsung, sementara lembaga lainnya memberikan mandat secara tertulis. Dengan komposisi tersebut, forum dinyatakan kuorum, sah, dan memenuhi syarat formil maupun materil sesuai ketentuan organisasi.
‎Ketua Panitia Mubeslub, Tarmizi, menegaskan bahwa seluruh tahapan pelaksanaan Mubeslub telah memenuhi asas legalitas dan akuntabilitas organisasi.
‎"Mubeslub ini dilaksanakan berdasarkan ketentuan organisasi dan memenuhi unsur kuorum. Seluruh keputusan yang dihasilkan bersifat sah, final, dan mengikat bagi seluruh elemen Forbes," tegas Tarmizi.
‎Selain pemberhentian Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB), Mubeslub juga menetapkan Ari Anggara, ST (BMPA) sebagai Pelaksana Harian (Plh) Ketua Forbes dan Novtrianda Alinur, SE (AMM) sebagai Plh Sekretaris. Penetapan ini dilakukan melalui keputusan forum dan memiliki kekuatan organisatoris untuk menjalankan roda organisasi.
‎Plh Ketua Forbes, Ari Anggara, menegaskan komitmennya untuk menjalankan mandat forum sesuai koridor hukum organisasi.
‎"Kami menjalankan mandat Mubeslub dan memastikan seluruh aktivitas organisasi berjalan sesuai aturan dan keputusan forum," ujar Ari Anggara.
‎Sementara itu, Penasehat Forbes, Muhammad Yusuf, menekankan bahwa Mubeslub merupakan instrumen sah dalam sistem organisasi untuk menjaga disiplin dan marwah lembaga.
‎"Dalam organisasi, Mubeslub adalah mekanisme hukum tertinggi. Setiap keputusan yang dihasilkan wajib dihormati dan dilaksanakan oleh seluruh pihak tanpa pengecualian," kata Muhammad Yusuf.
‎Mubeslub juga menegaskan bahwa seluruh kewenangan organisasi berada di bawah kepengurusan yang ditetapkan oleh forum sah, serta menutup ruang bagi tindakan sepihak yang mengatasnamakan Forbes di luar keputusan Mubeslub.
‎Forum ditutup dengan penegasan komitmen bersama untuk menjaga ketertiban organisasi, soliditas relawan, dan kesinambungan perjuangan Mualem-Dekfad sesuai prinsip hukum, etika, dan tanggung jawab kolektif.(Red)
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image