Berkah Idul Fitri: Pengurus Masjid AL-IKHLAS Kuta Blang Santuni Ratusan Anak Yatim Piatu

author photoM. Sulaiman
2 Mei 2022 - 11:19 WIB

BIREUEN-Inilah waktu untuk melaksana kan sholat Idul Fitri 1 Syawal 1443 H/2022 M, disertai niat tata cara, niat sholat Idul Fitri, dan amalan sunnah sebelum melakukan sholat Idul Fitri.


Kementerian Agama (Kemenag) telah menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1443 H/2022 M, jatuh pada Senin 2 Mei 2022 hari ini.

Memulai Idul Fitri, umat Islam dianjurkan untuk melaksanakan sholat Idul Fitri yang hukumnya sunah muakad. Dimana Sholat Idul Fitri adalah sholat sunnah dua rakaat yang dianjurkan untuk dikerjakan oleh umat Islam saat Idul Fitri.


Artinya, Umat Islam harus bersiap sejak pagi bila ingin mengikuti sholat Idul Fitri secara berjamaah baik di masjid maupun di lapangan terbuka.

Selesai sholat Idul Fitri sudah menjadi biasanya digelar halalbihalal atau tradisi bermaaf-maafkan antar warga Masyarakat desa, perkotaan serta dimana pun berada.


"Namun Suasana terharu di Kecamatan Kuta Blang, dampak terlihat ribuan Masyarakat dari berbagai penjuru pelosok Desa memadati halaman Masjid Besar AL-IKHLAS, para Jamaah Muslimin dan Muslimat yang akan melaksanakan Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1443 H/ 2022 M. pada pagi sekira pukul 07/25 Wib.

Panitia Pelaksanaan Sholat Idul Fitri di Masjid Besar AL-IKHLAS Kecamatan Kuta Blang, turut mengatur para Jamaah sebagaimana biasanya untuk menyiap kan diri guna mengisi Shaf sholat Idul Fitri secara berjamaah.
 

Para Jamaah Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1443 H/2022 M jatuhnya pada Senin 1 Mei 2022 hari ini Red," keluarga Besar Pengurus Masjid AL-IKLAS Kecamatan Kuta Blang Kabupaten Bireuen, turut Menyantuni Ratusan Anak Yatim Piatu, yang dilakukan dan diserahkan secara simbolis di Masjid AL-IKHLAS.

Adapun pada Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1443 H/2022 M. tersebut, yang bertidak sebagai Khatib Tgk Haikal Fikri berasal dari Kota Langsa, juga di Imami oleh Tgk. Ramadhan asal Kabupaten Bireuen.


Usai Sholat Idul Fitri, Khatib turut memaparkan tausiah dihadapan ribuan Jamaah yang hadir, guna untuk dapat mengambil keberkahan di hari Raya Idul Fitri, dalam Tausiah yang disampaikan oleh Khatib, para Jamaah terlihat sangat Antusias dan penuh kegembiraan menikmati kemerdekaan para jamaah yang telah menunaikan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan, hari ini para jamaah menyambut hari-hari kemerdekaan Islam (Idul Fitri 1 Syawal 1443 H/2022 M.

Setelah selesai Khatib menyampaikan Tausiah, dilanjutkan dengan Penyantun an Ratusan Anak Yatim Piatu yang dilaksanakan langsung oleh Pengurus Masjid Besar AL-IKHLAS Kecamatan Kuta Blang Kabupaten Bireuen. Bertempat di masjid.


Disebutkan oleh Ketua Panitia Pelaksana Shalot Idul Fitri 1 Syawal, Tgk Alafdhal yang di dampingi Sekretaris Pengurus Masjid Besar AL-IKHLAS kecamatan Kuta Blang menyebutkan, sebelumnya telah membagikan santunan untuk anak yatim Piatu ke rumah-rumah masing-masing yang berhak menerimanya dalam kecamatan Kuta Blang.

Anak Yatim Piatu yang disantuni oleh Pengurus Masjid besar AL-IKHLAS Kecamatan Kuta Blang sebanyak, 251 orang, mereka semua berasal dari 40 Gampong dalam Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen" Sebut Ketua Panitia Pelaksana Sholat Idul Fitri.


Salah Satu Anak Piatu, (Meutui) Zahiya Kamila, sangat Terharu dan berterimaka sih kepada Pengurus Masjid AL-IKHLAS, yang telah Sudi kiranya membatu santunan kepada kami yang sangat membutuhkan disaat hari-hari seperti ini, karena di Hari Raya Idul Fitri. Hari yang sangat penuh kemulian dan berkah, semoga para pengurus Masjid selalu diberikan kesehatan dan diberi Umur panjang, serta memudahkan Rezekinya, Ucap Zahiya Kamila dengan nada penuh terharu.

Zahiya Kamila yang merupakan Anak dari Almarhumah Erliana Binti Nurdin, dia berasal dari Desa Tingkeum Manyang Kecamatan Kuta Blang. Kini Zahiya tinggal bersama Ayah dan Adeknya.


"Ucap lagi Zahiya Kamila, Ibundanya meningga sejak April 2022, Zahiya bersama Ayah dan Adeknya, namun di hari raya Idul Fitri ini, dirinya sangat sedih karena saya sudah tidak memiliki ibunya lagiy berbeda seperti anak-anak yang lain yang masih memilik ibu dan ayahnya mereka semua masih lengkap disaat menyambut hari raya idul Fitri.

Dia juga sedikit menceritakan kisah meninggal ibundanya, sebelumnya ibu nya meninggal di karenakan menderita penyakit Kanker, namun Allah telah mengkehendak lain, Ibunya harus pergi selama lamanya, kasih sayang ibu sangat berarti bagi saya dan akan saya kenang sampai di akhir hayatnya. dirinya juga berharap dan memohon kepada Allah SWT untuk memberikan umur panjang dan kesehatan kepada Ayah nya karena Ayah yang selama ini telah merawat dirinya bersma Adek, terimakasih ya Allah, terimakasih kepada pengurus Masjid AL-IKHLAS Kuta Blang," Cerita Zahiya Kamila kepada Media TheAtjehNet.(MS)
KOMENTAR