Oknum Ketua BKAD di Bireuen Sebut Wartawan "Anjing"Pimpinan Media Akan Segera Laporkan Ke Hukum

author photoM. Sulaiman
24 Jan 2022 - 15:35 WIB

BIREUEN-Ketua Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) Simpang Mamplam Rusydi Muhammad yang dikonfirmasi wartawan terkait masalah perdamaian antara Keuchik Blang Panyang dan warganya yang memalsukan tanda tangan itu ia malah menyebut wartawan media LintasNasional itu Anjing.


"Kau bilang sama wartawan Asee itu (Anj*ng) itu jangan buat berita asal-asalan," ujar Keuchik Roh pada Senin 24/1/2022


Ia juga menyebutkan, masalah sudah selesai hitam diatas putih jangan lagi dinaikkan berita.


"Kami 41 Desa di Simpang Mamplam, jangan sampai kami cari, dia gak tahan nanti, buatlah berita yang sesuai bahwa sudah terjadi perdamaian," ancam Keuchik Roh


Ia menegaskan seharusnya, wartawan melakukan konfirmasi ke dirinya sebagai Ketua Keuchik di Simpang Mamplam.


"Saya Ketua Keuchik, jika ada masalah telpon saya dulu jangan langsung buat berita," tegasnya


Sementara itu terkait ancaman yang di lontarkan oleh Oknum Ketua BKAD Simpang Mamplam terhadap wartawan media online LintasNasional. Com,


Ditempat terpisah dikatakan Pimpinan Media Online LintasNasional. Com. AN kepada TheAtjehNet. Senin 24 Januari 2022 siang. mengakui, setelah mendapat informasi dari wartawannya, maka terkait hal tersebut AN akan segera melaporkan Oknum Ketua BKAD Simpang Mamplam tersebut kepihak penegak hukum, untuk dapat diproses secara hukum.

Sebelumnya, Wartawan Media Online LintasNasional. Com memberitakan terkait adanya dugaan pemalsuan tanda tangan oleh ketua Kelompok Tani di Gampong Mamplam yang berakhir damai dengan uang 15 Jutaan mencoba meminta hak jawab ke Keuchik Blang Panyang, Sebut AN yang merupakan Pimpinan Media Online LintasNasional. Com.


"Tugas wartawan melakukan konfirmasi dan bertanya baik-baik agar pemberitaan berimbang dan tugas wartawan meminta hak jawab ke Keuchik Blang Panyang Muhammad Daud, namun ia meminta kami ke Kapospol Simpang Mamplam," sebutnya.


Kemudian Keuchik tersebut mematikan telepon, setelah beberapa saat ia kembali menghubungi wartawan itu dengan nada marah-marah dan mengancam dan akan mencarinya.


"Saya sudah kenal kamu itu anak siapa, jadi besok kalau tidak datang, saya akan mencari kamu bersama ketua Keuchik," ujarnya meniru ucapan Keuchik itu.


Padahal wartawan hanya ingin melakukan konfirmasi dan meminta hak jawab M. Daud Sulaiman terkait pemberitaan dugaan pemerasan yang dilakukan terhadap warga.


Terkait makian yang dikeluarkan oleh Ketua Keuchik, wartawan lintasnasional.com menyebutkan itu salah kaprah dan sangat arogan.


"Kata-kata itu seharusnya tidak dikeluarkan oleh Ketua Keuchik Simpang Mamplam, itu sangat arogan dan kasar dan hanya memperpanjang masalah," ungkap wartawan itu.

Menurutnya, sangat tidak layak seorang Keuchik mengeluarkan kata-kata ancaman dan binat*ng terhadap wartawan.


"Biarkan saja, mungkin dia sudah merasa sangat tinggi dengan jabatan sebagai Ketua Keuchik di Kecamatan Simpang Mamplam, ia pun sudah menampakkan kelasnya, maka dengan terjadi hal tersebut, Pimpinan Media Online LintasNasional.Com akan segara melaporkan Oknum Ketua BKAD tersebut keranah Hukum,"Tagas AN.(MS)
KOMENTAR