Dandim Ungkap Penyebab Maraknya Kebakaran Hutan dan Lahan Pidie

author photoRedaksi
16 Okt 2021 - 20:12 WIB

PIDIE - Komandan Kodim (Dandim) 0102/Pidie Letkol Arh Tengku Sony Sonatha SE, M.I.P saat dikonfirmasi Sabtu (16/10/2021), membenarkan adanya kejadian kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Sepekan hingga di akhir Tahun 2021,  kebakaran Karhutla di wilayah kabupaten Pidie, Aceh, meningkat tajam. Sedikitnya  terdapat sekitar ratusan hektar lahan telah terbakar.

"Sekitar 18 persen telah berulang kali terbakar. Maka salah satu yang menjadi fokus perhatian seluruh unsur intansi adalah lemahnya penegakan hokum atau kepedulian terkait kebakaran hutan dan lahan yang merupakan penyebab utama sering ditemukan maraknya kejadian kebakaran karhutla khususnya di Wilayah Kabupaten Pidie," sebut Dandim. 

Pernyataan Dandim 0102/Pidie Letkol Arh Tengku Sony Sonatha dikuatkan oleh fakta dan  data bahwa Karhutla masih terus terjadi hingga akhir tahun 2021 dimana pelaku dengan sengaja pembakaran hutan belum menerima sanksi apapun, belum dilakukan proses tegas.

Personel TNI Koramil 02/Padang Tiji bersama tim gabungan kembali disibukkan dengan terjadinya Karhutla, setelah beberapa hari yang lalu terjadi kebakaran lahan kosong di perbukitan Gampong Pulo Hagu Tanjung, kali ini kebakaran kembali terjadi di Perbukitan Gampong Puncak Cot Paloh Kecamatan Padang Tiji. Jum'at (15/10/2021).

Personel TNI dan Polri serta dibantu masyarakat sekitar memadamkan sisa-sisa api yang telah menghanguskan kurang lebih 30 meter persegi di lokasi lahan milik M. Nur (45) warga Desa Cot Paloh tersebut dan 200 Ha meter persegi di perbukitan Gampong Pulo Hagu Tanjung. Api diketahui terdeteksi melalui Aplikasi HotSpot digunakan Koramil.

Diduga kebakaran terjadi karena membuka lahan dengan cara membakar. Pada pukul 17.30 WIB, sisa-sisa api secara keseluruhan berhasil dipadamkan.
KOMENTAR