Milad Partai Aceh Ke-14, DPW Kota Langsa Lakukan Kegiatan Sosial

author photoHasan Basri
7 Jul 2021 - 20:10 WIB

THEATJEH.NET, Langsa --- Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah  (DPW) Partai Aceh (PA) Kota Langsa memperingati milad ke-14 di yang digelar dilapangan Merdeka Kota Langsa, Rabu 07 Juli 2021.

Kegiatan tahunan ini di gelar untuk memperingati lahirnya Partai Aceh pada 07 Juli 2007 silam serta mengenang jasa para Syuhada yang telah gugur pada Konflik Aceh Puluhan Tahun lalu dengan melakukan kegiatan sosial seperti menyantuni anak yatim piatu dan donor darah. 

Ketua DPW Partai Aceh kota Langsa, Usman Abdullah SE, membaca sambutan Ketua Dewan Pimpinan Aceh Partai Aceh (DPA-PA) Muzakir Manaf menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada rakyat Aceh yang telah bahu-membahu membantu Partai Aceh dari mulai proses pembentukan sampai pada proses perjalanan 14 tahun ini sehingga Partai Aceh dapat meraih kursi terbanyak di level DPRA selama 3 (tiga) kali pemilu berturut-turut. 

"Kepada seluruh pihak baik jajaran Pemerintah Pusat mulai dari Presiden, Kementerian Lembaga RI, TNI, Polri, Pemerintah Aceh, Pemerintah Kabupaten/Kota serta Lembaga-Lembaga Kemasyarakatan yang telah memberikan dukungan sehingga perjalanan Partai Aceh dalam mengarungi kehidupan perpolitikan di Aceh tidak mengalami hambatan apapun, tak lupa rasa terima kasih juga kami sampaikan kepada seluruh Ulama Aceh yang telah bersedia mendampingi dan memberikan nasehat-nasehat kepada Partai Aceh sehingga Partai Aceh tetap dalam ke-istiqamahannya dalam menegakkan prinsip-prinsip syariat Islam di bumi serambi mekkah ini," kata Usman Abdullah.


Dalam perjalanan 14 tahun ini tentu banyak tantangan dan kendala yang dihadapi oleh partai Aceh, dari mulai tantangan dan serangan dari pihak-pihak yang tidak senang dengan perdamaian Aceh, mereka melakukan pembakaran terhadap kantor-kantor Partai Aceh di beberapa Kabupaten/Kota seperti yang terjadi di Atu Lintang yang menewaskan 5 orang kader Partai Aceh di dalam kantor tersebut, mereka juga melakukan penembakan dan teror kepada kader dan pendukung Partai Aceh. Sampai pada tantangan dan kendala lainnya seperti kualitas Sumber Daya Manusia yang memiliki disparitas (jarak) yg cukup jauh, kurangnya anggaran bahkan sampai pada tidak fahamnya kader-kader partai terhadap sistem perpolitikan di Indonesia semua tantangan tersebut.

"Alhamdulillah dapat dihadapi oleh Partai Aceh satu persatu dengan segala kemampuan yang ada walaupun terkadang harus mengorbankan banyak hal. Dan hasilnya, tiga kali berturut-turut Partai Aceh Menjadi Pemenang Pemilu Aceh," Tutup Usman Abdullah.  ( Basri).


KOMENTAR